Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan di Provinsi Kalimantan Tengah pada tahun 2024 mencapai Rp835.243. Angka ini menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 6,06% dibandingkan tahun sebelumnya.
Nilai tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp47.693 dari tahun 2023. Jika melihat data historis, pengeluaran ini terus meningkat dari tahun 2011 hingga 2024. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2014, dengan pertumbuhan mencapai 18,38% atau sebesar Rp76.885. Sementara kenaikan terendah terjadi pada tahun 2016, bahkan mengalami penurunan sedikit sebesar Rp301. Dibandingkan rata-rata 3 tahun terakhir (2022-2024), pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan di Kalimantan Tengah mengalami pertumbuhan yang baik.
Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir (2020-2024), rata-rata pengeluaran per kapita untuk makanan di Kalimantan Tengah menunjukkan tren yang fluktuatif, namun secara umum mengalami peningkatan. Peningkatan signifikan terjadi pada tahun 2022 dengan pertumbuhan 6,94%. Secara ranking, Kalimantan Tengah berada di peringkat ke-2 di antara provinsi-provinsi di Pulau Kalimantan pada tahun 2024.
Secara nasional, Kalimantan Tengah menempati peringkat ke-9 dalam hal rata-rata pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan pada tahun 2024. Dibandingkan dengan provinsi lain di Kalimantan, Kalimantan Tengah berada di atas Kalimantan Utara (data perbandingan: Rp824.229) namun di bawah Papua Tengah (data perbandingan: Rp887.039).
Anomali terjadi pada tahun 2016 ketika terjadi penurunan sedikit, namun hal ini tidak berlanjut dan pengeluaran kembali meningkat di tahun-tahun berikutnya. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat fluktuasi, secara keseluruhan pengeluaran untuk makanan di Kalimantan Tengah terus meningkat dari tahun ke tahun.
Papua Tengah
Papua Tengah menduduki peringkat pertama di antara provinsi-provinsi yang dibandingkan, dengan rata-rata pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan sebesar Rp887.039. Pertumbuhan sebesar 3,05% menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Banten
Provinsi Banten berada di peringkat ke-7, dengan rata-rata pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan mencapai Rp873.268. Meskipun berada di urutan kedua, nilai ini menunjukkan bahwa masyarakat Banten memiliki pengeluaran yang cukup tinggi untuk kebutuhan makanan.
Papua Barat
Dengan rata-rata pengeluaran Rp836.642, Papua Barat menduduki peringkat ke-8 secara nasional. Pertumbuhan sebesar 8,12% menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, yang mengindikasikan adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Papua Barat dalam hal pemenuhan kebutuhan makanan.
Kalimantan Utara
Kalimantan Utara mencatatkan rata-rata pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan sebesar Rp824.229, menempatkannya pada peringkat ke-11 secara nasional. Pertumbuhan sebesar 6,2% menunjukkan adanya peningkatan pengeluaran untuk makanan, meskipun tidak sebesar provinsi lainnya dalam perbandingan ini.
Riau
Riau berada di peringkat ke-12, dengan rata-rata pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan sebesar Rp810.863. Meskipun berada di urutan terakhir dalam perbandingan ini, angka tersebut tetap menunjukkan bahwa masyarakat Riau memiliki alokasi dana yang cukup untuk memenuhi kebutuhan makanan mereka.