Penduduk Kabupaten Hulu Sungai Utara Menghabiskan Rp176 per Kapita per Minggu untuk Membeli Kemiri
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Rata-rata pengeluaran masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Utara untuk membeli kemiri pada 2025 adalah Rp176 per kapita per minggu. Nilai ini melambung dibandingkan dengan pengeluaran tahun sebelumnya yang tercatat Rp157 per kapita per minggu.
Lima terbesar pengeluaran penduduk untuk kelompok bumbu-bumbuan di Kabupaten Hulu Sungai Utara dari urutan tertinggi dibelanjakan untuk kecap Rp767 per kapita per minggu, bumbu racikan Rp498 per kapita per minggu, penyedap masakan/vetsin Rp423 per kapita per minggu, asam Rp386 per kapita per minggu dan terrendah dibelanjakan untuk ketumbar/jinten Rp42 per kapita per minggu
Pengeluaran rata-rata per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan baik yang berasal dari pembelian, pemberian maupun produksi sendiri dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga dalam rumah tangga tersebut. Konsumsi rumah tangga dibedakan atas konsumsi makanan maupun bukan makanan tanpa memperhatikan asal barang dan terbatas pada pengeluaran untuk kebutuhan rumah tangga saja, tidak termasuk konsumsi/pengeluaran untuk keperluan usaha atau yang diberikan kepada pihak lain.
Pengeluaran untuk konsumsi makanan dihitung selama seminggu, sedangkan untuk bukan makanan dihitung selama sebulan dan 12 bulan yang lalu. Baik konsumsi makanan maupun bukan makanan selanjutnya dikonversikan ke dalam pengeluaran rata-rata sebulan. Angka-angka konsumsi/pengeluaran rata-rata per kapita yang disajikan dalam publikasi BPS diperoleh dari hasil bagi jumlah konsumsi seluruh rumah tangga (baik mengkonsumsi makanan maupun tidak) terhadap jumlah penduduk.
Menurut BPS, kenaikan pengeluaran ini di dorong oleh angka inflasi bulanan (month to month)di wilayah ini yang mencapai 5,02%. Sementara untuk pertumbuhan ekonomi pada 2025 tercatat sebesar 5,02%.
Berdasarkan wilayah, pengeluaran penduduk untuk membeli kemiri tertinggi adalah di Kabupaten Maybrat dan terendah di Kabupaten Paniai. Sedangkan untuk Kabupaten Hulu Sungai Utara ini, nominal pengeluaran untuk membeli kemiri berada di urutan 254,5. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita secara nasional untuk membeli kemiri adalah Rp253,5 per kapita per minggu.
Berikut ini adalah 10 kabupaten/kota dengan pengeluaran per kapita tertinggi untuk membeli kemiri:
- Kabupaten Maybrat Rp1.056,0
- Kabupaten Boalemo Rp905,0
- Kabupaten Belitung Timur Rp839,0
- Kabupaten Toba Samosir Rp670,0
- Kabupaten Samosir Rp665,0
- Kabupaten Pohuwato Rp631,0
- Kabupaten Tegal Rp607,0
- Kabupaten Gayo Lues Rp589,0
- Kabupaten Belitung Rp566,0
- Kabupaten Pemalang Rp565,0
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.828 | -0.14 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |