Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Bengkulu pada Desember 2025, bertambah 0,34 persen menjadi 5,34 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) terus bergerak naik dengan laju peningkatan lebih tinggi dibandingkan dengan semester sebelumnya.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Data 2024: Jumlah Perceraian Kep. Bangka Belitung 268 Kasus)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2020 sebesar 6,82% dan terendah pernah tercatat pada 2019 silam sebesar 4,16%.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Kalimantan Tengah | 2024)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 123 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kota Bengkulu mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 193,78 ribu jiwa, kemudian jumlahnya turun dari tahun sebelumnya sebanyak 2.107 jiwa menjadi 201,11 ribu jiwa pada tahun 2025.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kota Bengkulu mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam enam tahun terakhir, jumlah pekerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 184,02 ribu pekerja dan di tahun 2025 naik menjadi 192,18 ribu pekerja.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Bengkulu tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 5,56 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,39 persen .
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Bengkulu pada 2025 yakni :
- Kota Bengkulu 5,34 persen
- Kabupaten Kaur 3,88 persen
- Kabupaten Bengkulu Utara 3,75 persen
- Kabupaten Bengkulu Tengah 3,4 persen
- Kabupaten Mukomuko 3,33 persen
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Seluma 2,07 persen
- Kabupaten Lebong 2,16 persen
- Kabupaten Kepahiang 2,49 persen
- Kabupaten Bengkulu Selatan 2,86 persen
- Kabupaten Rejang Lebong 2,91 persen