Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Gorontalo pada Desember 2025, bertambah 0,36 persen menjadi 4,25 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Sumbawa 295,82 Ribu dan Angka Pengangguran 2,6 Persen)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2020 sebesar 6,52% dan terendah pernah tercatat pada 2022 silam sebesar 3,5%.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kota Palopo 92.511 dan Angka Pengangguran 7,54 Persen)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 218 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kota Gorontalo dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 103,12 ribu jiwa, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 106,14 ribu jiwa dan untuk 2025 tercatat sebanyak 105,69 ribu jiwa.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kota Gorontalo dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 98.930 pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 102,01 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 102,44 ribu pekerja.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Gorontalo tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 5,74 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,37 persen .
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Gorontalo pada 2025 yakni :
- Kota Gorontalo 4,25 persen
- Kabupaten Bone Bolango 4,02 persen
- Kabupaten Gorontalo 3,26 persen
- Kabupaten Boalemo 3,09 persen
- Kabupaten Gorontalo Utara 3,05 persen
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Pohuwato 2,83 persen
- Kabupaten Gorontalo Utara 3,05 persen
- Kabupaten Boalemo 3,09 persen
- Kabupaten Gorontalo 3,26 persen
- Kabupaten Bone Bolango 4,02 persen