Jumlah pekerja di Kabupaten Temanggung dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 471,46 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 490,43 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 502,99 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Manggarai Timur 176,02 Ribu dan Angka Pengangguran 1,24 Persen)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Temanggung pada Desember 2025, berkurang 0,04 persen menjadi 2,31 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 2,32 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Temanggung mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 482,65 ribu jiwa, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 2.963 jiwa menjadi 505,22 ribu jiwa pada tahun 2025.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 434 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Temanggung tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 5,66 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,02 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Temanggung:
Jumlah penduduk di Kabupaten Temanggung tercatat 797,53 ribu jiwa data per 2025. Untuk data terakhir ini, jumlah penduduk mengalami penurunan. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 0,19%. Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 0,69%.
(Baca: Pengeluaran per Kapita Jawa Timur 2025: Kenaikan Jadi Rp1,42 Juta per Bulan)
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Jawa Tengah, kabupaten/kota ini berada di urutan 26, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan 86.
Jumlah penduduk menurut umur Kabupaten Temanggung dilihat dari kelompok umur, usia produktif tercatat 506,71 ribu atau 63,53%, anak-anak 162,03 ribu atau 20,32% dan 16,15% sisanya atau sebanyak 128,8 ribu merupakan penduduk usia lanjut.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Temanggung pada Desember 2025 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 53,64 ribu jiwa (6,73%)
- Umur 5-9 tahun 53,74 ribu jiwa (6,74%)
- Umur 10-14 tahun 54,65 ribu jiwa (6,85%)
- Umur 15-19 tahun 54,42 ribu jiwa (6,82%)
- Umur 20-24 tahun 54,27 ribu jiwa (6,8%)
- Umur 25-29 tahun 52,36 ribu jiwa (6,57%)
- Umur 30-34 tahun 55,84 ribu jiwa (7%)
- Umur 35-39 tahun 59,25 ribu jiwa (7,43%)
- Umur 40-44 tahun 61 ribu jiwa (7,65%)
- Umur 45-49 tahun 59,02 ribu jiwa (7,4%)
- Umur 50-54 tahun 57,62 ribu jiwa (7,22%)
- Umur 55-59 tahun 52,93 ribu jiwa (6,64%)
- Umur 60-64 tahun 40,99 ribu jiwa (5,14%)
- Umur 65-69 tahun 33,79 ribu jiwa (4,24%)
- Umur 70-74 tahun 25,11 ribu jiwa (3,15%)
- Umur lebih dari 75 tahun 28,91 ribu jiwa (3,62%)