Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Sumbawa pada Desember 2024, berkurang 0,12% menjadi 2,67% dibandingkan dengan Desember 2023. Dalam tujuh semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kota Tegal 144,83 Ribu dan Angka Pengangguran 5,88%)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2020 sebesar 4,01% dan terendah pernah tercatat pada 2022 silam sebesar 2,11%.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Aceh Selatan pada 2024)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 382 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Sumbawa dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 257,56 ribu pekerja, pada 2023 kemudian meningkat menjadi 283,29 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 297,81 ribu pekerja.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Sumbawa mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk lima tahun terakhir, jumlah pekerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah pekerja sebanyak 252,11 ribu pekerja dan di tahun 2024 naik menjadi 289,85 ribu pekerja.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Sumbawa berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 3,12 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 3,61 persen.
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Nusa Tenggara Barat pada 2024 yakni :
- Kota Mataram 4,85%
- Kota Bima 3,27%
- Kabupaten Sumbawa Barat 3,1%
- Kabupaten Lombok Barat 2,75%
- Kabupaten Dompu 2,7%
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2024 yakni :
- Kabupaten Lombok Utara 1,85%
- Kabupaten Bima 2,19%
- Kabupaten Lombok Timur 2,53%
- Kabupaten Lombok Tengah 2,55%
- Kabupaten Sumbawa 2,67%