Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada Desember 2025, berkurang 0,08% menjadi 3,12% dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) terus bergerak naik dengan laju peningkatan lebih tinggi dibandingkan dengan semester sebelumnya.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Ogan Komering Ulu 3,85%)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2024 sebesar 3,2% dan terendah pernah tercatat pada 2020 silam sebesar 2,16%.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Jayawijaya 160,45 Ribu dan Angka Pengangguran 3,18%)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 351 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2%.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir. Sementara itu dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren turun. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 171,4 ribu pekerja dan di tahun 2025 mengalami penurunan menjadi 159,98 ribu pekerja.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 166,34 ribu pekerja dan di tahun 2025 turun menjadi 155,34 ribu pekerja.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,45 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 3,5 persen.
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Jambi pada 2025 yakni :
- Kota Jambi 7,08%
- Kabupaten Muaro Jambi 5,02%
- Kabupaten Sarolangun 4,68%
- Kabupaten Bungo 4,33%
- Kabupaten Batang Hari 4,21%
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Tanjung Jabung Timur 2%
- Kabupaten Tebo 2,21%
- Kabupaten Kerinci 2,39%
- Kabupaten Tanjung Jabung Barat 3,12%
- Kabupaten Merangin 3,9%