Jumlah pekerja di Kabupaten Nunukan dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 110,9 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 117,92 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 116,78 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Statistik Luas Tanaman Kelapa Periode 2013-2024)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Nunukan pada Desember 2025, berkurang 0,1 persen menjadi 2,61 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 2,69 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Nunukan mengalami trend kenaikan dalam 17 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 113,97 ribu pekerja, kemudian jumlahnya turun dari tahun sebelumnya sebanyak 2.434 pekerja menjadi 118,77 ribu pekerja pada tahun 2025.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 411 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Nunukan tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 3,98 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,07 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Nunukan:
Jumlah penduduk di Kabupaten Nunukan tercatat 224,3 ribu jiwa data per 2025. Angka ini mengalami penurunan. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 0,52%. Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 3,4%.
(Baca: 8,21% Penduduk di Kabupaten Pasuruan Masuk Kategori Miskin)
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Kalimantan Utara, kabupaten/kota ini berada di urutan kedua dibandingkan dengan lima kabupaten/kota lainnya, sementara bila dikelompokkan menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 35.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Nunukan pada Desember 2025 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 18,99 ribu jiwa (8,47%)
- Umur 5-9 tahun 20,39 ribu jiwa (9,09%)
- Umur 10-14 tahun 20,72 ribu jiwa (9,24%)
- Umur 15-19 tahun 18,8 ribu jiwa (8,38%)
- Umur 20-24 tahun 16,4 ribu jiwa (7,31%)
- Umur 25-29 tahun 16,19 ribu jiwa (7,22%)
- Umur 30-34 tahun 17,01 ribu jiwa (7,58%)
- Umur 35-39 tahun 16,74 ribu jiwa (7,46%)
- Umur 40-44 tahun 16,41 ribu jiwa (7,32%)
- Umur 45-49 tahun 14,04 ribu jiwa (6,26%)
- Umur 50-54 tahun 13,27 ribu jiwa (5,92%)
- Umur 55-59 tahun 11,23 ribu jiwa (5%)
- Umur 60-64 tahun 9.651,309181060256 jiwa (4,3%)
- Umur 65-69 tahun 7.548,280761682248 jiwa (3,37%)
- Umur 70-74 tahun 3.954,0930500943373 jiwa (1,76%)
- Umur lebih dari 75 tahun 2.956,5858756445996 jiwa (1,32%)