Jumlah pekerja di Kabupaten Tanggamus dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 338,98 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 344,72 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 347,9 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: 6,04% Penduduk di Kota Kediri Masuk Kategori Miskin)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Tanggamus pada Desember 2025, bertambah 0,25 persen menjadi 3,44 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) terus bergerak naik dengan laju peningkatan lebih tinggi dibandingkan dengan semester sebelumnya.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Tanggamus dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 350,74 ribu jiwa, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 356,08 ribu jiwa dan untuk 2025 tercatat sebanyak 356,31 ribu jiwa.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 307 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Tanggamus tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 4,87 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,01 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Tanggamus:
Jumlah penduduk di Kabupaten Tanggamus tercatat 629,21 ribu jiwa data per 2025. Untuk data terakhir ini, jumlah penduduk mengalami penurunan. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 1,01%. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 0,88%.
(Baca: Pengeluaran per Kapita Banten 2025: Penurunan Jadi Rp1,75 Juta per Bulan)
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Lampung, kabupaten/kota ini masuk dalam urutan lima besar, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 24.
Jumlah penduduk menurut umur Kabupaten Tanggamus dilihat dari kelompok umur, usia produktif tercatat 397,66 ribu atau 63,2%, anak-anak 156,01 ribu atau 24,79% dan 12,01% sisanya atau sebanyak 75,55 ribu merupakan penduduk usia lanjut.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Tanggamus pada Desember 2025 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 48,11 ribu jiwa (7,65%)
- Umur 5-9 tahun 52,02 ribu jiwa (8,27%)
- Umur 10-14 tahun 55,87 ribu jiwa (8,88%)
- Umur 15-19 tahun 49,34 ribu jiwa (7,84%)
- Umur 20-24 tahun 45,44 ribu jiwa (7,22%)
- Umur 25-29 tahun 44,54 ribu jiwa (7,08%)
- Umur 30-34 tahun 44,05 ribu jiwa (7%)
- Umur 35-39 tahun 45,61 ribu jiwa (7,25%)
- Umur 40-44 tahun 47,56 ribu jiwa (7,56%)
- Umur 45-49 tahun 44,48 ribu jiwa (7,07%)
- Umur 50-54 tahun 42,12 ribu jiwa (6,69%)
- Umur 55-59 tahun 34,51 ribu jiwa (5,48%)
- Umur 60-64 tahun 27,98 ribu jiwa (4,45%)
- Umur 65-69 tahun 20,3 ribu jiwa (3,23%)
- Umur 70-74 tahun 14,03 ribu jiwa (2,23%)
- Umur lebih dari 75 tahun 13,24 ribu jiwa (2,1%)