Jumlah pekerja di Kabupaten Ogan Komering Ilir mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 400,11 ribu pekerja, kemudian jumlahnya turun dari tahun sebelumnya sebanyak 12,35 ribu pekerja menjadi 396,56 ribu pekerja pada tahun 2025.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: 13,16% Penduduk di Kabupaten Bone Bolango Masuk Kategori Miskin)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Ogan Komering Ilir pada Desember 2025, berkurang 0,27 persen menjadi 3,12 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) terus bergerak naik dengan laju peningkatan lebih tinggi dibandingkan dengan semester sebelumnya.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Ogan Komering Ilir mengalami trend kenaikan dalam 17 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 413,47 ribu pekerja, kemudian jumlahnya turun dari tahun sebelumnya sebanyak 16,86 ribu pekerja menjadi 406,38 ribu pekerja pada tahun 2025.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 355 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Ogan Komering Ilir tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 5,23 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,13 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Ogan Komering Ilir:
Jumlah penduduk di Kabupaten Ogan Komering Ilir tercatat 889,29 ribu jiwa data per 2025. Untuk tiga tahun terakhir, jumlah penduduk terus mengalami kenaikan. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih tinggi. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 2,94%.
(Baca: 11,1% Penduduk di Papua Tengah Beragama Islam)
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Sumatera Selatan, jumlah penduduk Kabupaten Ogan Komering Ilir masuk dalam urutan lima besar, sementara menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 14.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Ogan Komering Ilir pada Desember 2025 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 79,71 ribu jiwa (8,96%)
- Umur 5-9 tahun 78,66 ribu jiwa (8,85%)
- Umur 10-14 tahun 74,7 ribu jiwa (8,4%)
- Umur 15-19 tahun 70,25 ribu jiwa (7,9%)
- Umur 20-24 tahun 67,49 ribu jiwa (7,59%)
- Umur 25-29 tahun 70,07 ribu jiwa (7,88%)
- Umur 30-34 tahun 69,79 ribu jiwa (7,85%)
- Umur 35-39 tahun 69,67 ribu jiwa (7,83%)
- Umur 40-44 tahun 65,6 ribu jiwa (7,38%)
- Umur 45-49 tahun 59,33 ribu jiwa (6,67%)
- Umur 50-54 tahun 49,9 ribu jiwa (5,61%)
- Umur 55-59 tahun 41,56 ribu jiwa (4,67%)
- Umur 60-64 tahun 35,21 ribu jiwa (3,96%)
- Umur 65-69 tahun 24,86 ribu jiwa (2,8%)
- Umur 70-74 tahun 17,76 ribu jiwa (2%)
- Umur lebih dari 75 tahun 14,73 ribu jiwa (1,66%)