Jumlah pekerja di Kabupaten Gresik mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam enam tahun terakhir, jumlah pekerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 688,64 ribu pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 711,51 ribu pekerja pada tahun 2025.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Statistik Jumlah Pekerja di Sektor Real Estate Kategori Lapangan Pekerjaan Utama di Periode 2015-2025)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Gresik mencapai 5,47 persen pada 2025. Angka ini berkurang 0,98 persen dibandingkan Desember 2024 yang tercatat 6,45 persen. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2023, angkanya turun 1,35 persen .
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Gresik dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 739,01 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 764,97 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 735,9 ribu pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 116 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Gresik tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 4,91 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,79 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Gresik:
Jumlah penduduk di Kabupaten Gresik tercatat 1,39 juta jiwa data per 2025. Angka ini dalam tiga tahun berturut-turut terus mengalami kenaikan. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 1,21%. Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 2,38%.
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Jawa Timur, kabupaten/kota ini berada di urutan delapan, sementara menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan 37.
(Baca: 4,52% Penduduk di Kota Banjarmasin Masuk Kategori Miskin)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Gresik pada Desember 2025 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 104,31 ribu jiwa (7,49%)
- Umur 5-9 tahun 107,1 ribu jiwa (7,69%)
- Umur 10-14 tahun 96,44 ribu jiwa (6,93%)
- Umur 15-19 tahun 99,17 ribu jiwa (7,12%)
- Umur 20-24 tahun 101,61 ribu jiwa (7,3%)
- Umur 25-29 tahun 111,07 ribu jiwa (7,98%)
- Umur 30-34 tahun 116,31 ribu jiwa (8,35%)
- Umur 35-39 tahun 112,81 ribu jiwa (8,1%)
- Umur 40-44 tahun 105,89 ribu jiwa (7,61%)
- Umur 45-49 tahun 99,63 ribu jiwa (7,16%)
- Umur 50-54 tahun 90,51 ribu jiwa (6,5%)
- Umur 55-59 tahun 80,64 ribu jiwa (5,79%)
- Umur 60-64 tahun 59,52 ribu jiwa (4,28%)
- Umur 65-69 tahun 48,27 ribu jiwa (3,47%)
- Umur 70-74 tahun 31,83 ribu jiwa (2,29%)
- Umur lebih dari 75 tahun 27,07 ribu jiwa (1,94%)