Matematika, Mata Pelajaran yang Sering Diakses Melalui Pembelajaran Digital

1
Nabilah Muhamad 10/02/2025 09:00 WIB
Proporsi Mata Pelajaran yang Paling Sering Diakses Responden Melalui Aplikasi Pembelajaran Digital/APD (8-16 Oktober 2024)
databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Sekolah Enuma, penyedia aplikasi pembelajaran digital, merilis laporan Persepsi Pendamping Belajar Terhadap Adopsi Aplikasi Pembelajaran Digital Sebagai Alat Bantu Pembelajaran.

Hasil survei menunjukkan, matematika menjadi mata pelajaran yang paling sering diakses responden melalui aplikasi pembelajaran digital (APD). Proporsinya mencapai 59,82% dari total responden. 

>

"Fenomena ini menarik, mengingat observasi terhadap masyarakat memberi indikasi tentang matematika sebagai pelajaran yang dianggap menakutkan," tulis Sekolah Enuma dalam laporannya. 

Tim riset menduga, cara penyajian materi yang interaktif menjadi salah satu faktor yang mendorong tingginya pemanfaatan materi matematika tersebut. 

Antusiasme terhadap matematika ini sejalan dengan salah satu dari enam program prioritas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), kini menjadi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), yaitu penguatan literasi dan numerik. 

"Harapannya dengan Enuma melalui konten-konten (pembelajaran) yang dihasilkan sudah melalui proses kurasi dan dapat mendukung program pemerintah terkait program pembelajaran digital,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kemendikbudristek, Yudhistira Nugraha, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (14/11/2024). 

Mata pelajaran yang banyak diakses melalui APD berikutnya adalah bahasa Indonesia sebanyak 56,79%. 

Posisinya diikuti bahasa Inggris sebanyak 45,98%, Ilmu Pengetahuan Alam (16,07%), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 10,71%, dan mata pelajaran lainnya 8,04%. 

Survei ini juga menemukan frekuensi responden mengakses APD dalam sepekan. Tercatat, sebanyak 58,48% responden mengaksesnya 2-3 kali dalam seminggu. 

Lalu 16,52% responden menggunakan APD 4-5 kali dalam sepekan; 14,29% seminggu sekali; dan 16,52% selama 4-5 kali sepekan. 

Riset Sekolah Enuma ini dilakukan sebagai bagian dari program Inclusive Business Solution (IBS) Korea International Cooperation Agency (KOICA). Survei melibatkan 302 responden yang terdiri atas orang tua/wali murid TK dan SD sebanyak 53,65% dan guru 46,36%. 

Pengambilan data dilakukan secara daring pada 8-16 Oktober 2024. Survei ini memiliki margin of error 5% dan tingkat kepercayaan 95%. 

Laporan lebih lengkap dari Sekolah Enuma dapat diunduh di tautan sumber ini.

(Baca juga: Adopsi Aplikasi Pembelajaran Digital di RI Tumbuh saat Pandemi Covid-19)

Data Stories Terkini
Databoks Premium

Data Populer

Lihat Semua