Menurut data Companies Market Cap, Tesla tercatat sebagai perusahaan stasiun pengisian electric vehicle (EV) dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia, yakni mencapai US$791,65 miliar pada 15 Juli 2024.
Perusahaan milik Elon Musk ini memiliki lebih dari 50 ribu stasiun pengisian daya EV bernama Supercharger yang tersebar di berbagai penjuru negeri. Namun sayangnya belum tersedia di Indonesia.
Melalui Supercharger, Tesla mengklaim hanya butuh waktu 15 menit untuk mendapatkan jarak tempuh hingga 200 mil.
Di urutan kedua ada EVgo, dengan kapitalisasi pasar sebesar US$1,20 miliar.
EVgo merupakan salah satu jaringan pengisian daya fast charging publik terbesar di Amerika Serikat yang memiliki lebih dari 1.000 lokasi pengisian daya EV di 35 negara dan kompatibel untuk semua produsen mobil besar.
Lalu ChargePoint menyusul di peringkat ketiga yang memiliki kapitalisasi pasar senilai US$0,93 miliar.
Lengkapnya, berikut daftar 10 perusahaan stasiun pengisian EV dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar di dunia per 15 Juli 2024:
- Tesla (Amerika Serikat): US$791,65 miliar
- EVgo (Amerika Serikat): US$1,20 miliar
- ChargePoint (Amerika Serikat): US$0,93 miliar
- ADS-TEC Energy (Irlandia): US$0,62 miliar
- Allego (Belanda): US$0,45 miliar
- Blink Charging (Amerika Serikat): US$0,35 miliar
- Wallbox (Spanyol): US$0,31 miliar
- Beam Global (Amerika Serikat): US$94,92 juta
- NaaS Technology (China): US$54,28 juta
- Nxu (Amerika Serikat): US$5,35 juta
(Baca: China Jadi Pusat Mobil Listrik Global, Kalahkan AS dan Eropa)