Badan Pusat Statistik (BPS) menghimpun data PDRB ADHK sektor jasa pendidikan di seluruh provinsi Indonesia. Dari hasil pendataan, berikut ini adalah 10 provinsi yang paling banyak mendapatkan poin PDRB ADHK sektor jasa pendidikan di tanah air.
(Baca: Harga Beras Kualitas Bawah I di Papua Rp.18.250 per Kg (Selasa, 17 Maret 2026))
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), DKI Jakarta tercatat dengan PDRB ADHK sektor jasa pendidikan terbanyak, yaitu Rp92,59 triliun. PDRB ADHK sektor jasa pendidikan di DKI Jakarta saat ini setara dengan 21,79% dari total seluruh provinsi.
Menyusul di urutan berikutnya adalah Jawa Barat. Jumlah PDRB ADHK sektor jasa pendidikan di provinsi ini dilaporkan Rp51,46 triliun. Sedangkan untuk statistik tahunan jumlah PDRB ADHK sektor jasa pendidikan terlihat naik 5,95% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak Rp48,58 triliun.
Berikutnya, PDRB ADHK sektor jasa pendidikan di Jawa Timur naik 4,82% menjadi Rp51,18 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, Jawa Tengah dengan PDRB ADHK sektor jasa pendidikan Rp45,53 triliun (naik 8,53%) dan PDRB ADHK sektor jasa pendidikan di Sulawesi Selatan naik 7,62% menjadi Rp22,96 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
(Baca: PDRB ADHK Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Periode 2013-2025)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi dengan PDRB ADHK sektor jasa pendidikan jumlah tertinggi:
- DKI Jakarta Rp92,59 triliun
- Jawa Barat Rp51,46 triliun
- Jawa Timur Rp51,18 triliun
- Jawa Tengah Rp45,53 triliun
- Sulawesi Selatan Rp22,96 triliun
- Banten Rp15,54 triliun
- Sumatera Utara Rp13,63 triliun
- DI Yogyakarta Rp11,07 triliun
- Sumatera Selatan Rp9.611,46 miliar
- Bali Rp9.091,78 miliar