Harga Penyediaan Makanan dan Minuman / Restoran di Kota Palangkaraya Bulan Mei Naik 0,57%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga-harga komponen penyumbang inflasi penyediaan makanan dan minuman per restoran di Kota Palangkaraya pada Mei kemarin berada di angka 0,57%. Angka ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,75%. Di antara 10 kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok penyediaan makanan dan minuman per restoran menyumbang 0,57% inflasi daerah ini.
(Baca: Bulan Mei, Inflasi Makanan, Minuman dan Tembakau di Watampone Sebesar 0,28%)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) penyediaan makanan dan minuman per restoran di Kota Palangkaraya berada di level 108,65 pada Mei 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 108,03.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi penyediaan makanan dan minuman per restoran telah mencapai 3,24% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, harga-harga komponen penyumbang inflasi di Kota Palangkaraya telah mengalami pertumbuhan 1,33% (year to date/ytd).
(Baca: Biaya Pendidikan di Kota Palu Bulan Mei Naik 1,5%)
Hasil survei BPS, data per Mei 2026, 11 kelompok inflasi ini berada di urutan keempat di bandingkan sub kelompok lainnya.
Berikut ini inflasi subkelompok penyediaan makanan dan minuman per restoran yang di ukur BPS per Mei di Kota Palangkaraya :
- Kelompok penyediaan makanan dan minuman / restoran 0,57%
- Kelompok jasa pelayanan makanan dan minuman 0,57%
Dibandingkan dengan 123 kabupaten/kota lain, inflasi penyediaan makanan dan minuman per restoran tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,4% dengan IHK sebesar 109.98 dan terendah terjadi di Kabupaten Nunukan sebesar 0,78% dengan IHK sebesar 125.34. Sementara untuk Kota Palangkaraya ini menempati urutan 40.
Berikut ini 10 kabupaten/kota dengan inflasi subkelompok penyediaan makanan dan minuman per restoran tertinggi pada Mei 2026:
- Kabupaten Nabire 4,99%
- Kabupaten Timor Tengah Selatan 4%
- Kabupaten Manokwari 3,82%
- Kabupaten Sidenreng Rappang 3,73%
- Tanjung Selor 2,54%
- Kabupaten Sintang 2,47%
- Kabupaten Gorontalo 2,29%
- Kota Padang 2,21%
- Kabupaten Luwu Timur 1,83%
- Kota Denpasar 1,81%
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18.153 | +0.78 | |
| Neraca perdagangan (Apr) | 89,10 | -97.32 | |
| Ekspor Migas (Apr) | 1,16 | -9.81 | |
| Impor Migas (Apr) | 4,60 | +45.09 | |
| Ekspor (Apr) | 25,30 | +12.32 | |
| Impor (Apr) | 25,21 | +31.28 | |
| Kunjungan Wisman (Apr) | 1,25 | +14.75 | |
| Inflasi yoy (Mei) | 3,08% | +0.66 | |
| Inflasi mom (Mei) | 0,28% | +0.15 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Mei) | 113,79 | +1.34 |