Bulan April, Inflasi Perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar Rumah di Kota Bima Sebesar 0,68%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Pengeluaran perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah di Kota Bima pada April kemarin berada di angka 0,68%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,03%. Di antara 10 kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah menyumbang 0,68% inflasi di Kota Bima.
(Baca: Biaya Transportasi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah Bulan April Naik 0,1%)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah di Kota Bima berada di level 102,54 pada April 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 101,85.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah telah mencapai 0,61% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, pengeluaran di Kota Bima telah mengalami pertumbuhan 0,77% (year to date/ytd).
(Baca: Biaya Transportasi di Kabupaten Wonogiri Bulan April Naik 0,53%)
Dibandingkan dengan 11 kelompok lainnya, inflasi kelompok ini berada di urutan keempat.
Berikut ini inflasi subkelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah yang di ukur BPS per April di Kota Bima :
- Kelompok listrik dan bahan bakar rumah tangga 0,96%
- Kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah 0,68%
- Kelompok pemeliharaan, perbaikan dan keamanan 0,63%
Dibandingkan dengan 149 kabupaten/kota lain, inflasi perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,14% dengan IHK sebesar 104.64 dan terendah terjadi di Kabupaten Gunung Kidul sebesar 0,23% dengan IHK sebesar 101.79. Sementara untuk Kota Bima ini menempati urutan 14.
Berikut ini 10 kabupaten/kota dengan inflasi subkelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tertinggi pada April 2026:
- Kabupaten Kerinci 2,34%
- Kota Mataram 1,52%
- Kabupaten Sorong 1,37%
- Luwuk 1,31%
- Kabupaten Maluku Tengah 1,25%
- Kota Tual 1,23%
- Kabupaten Tanah Laut 0,97%
- Waingapu 0,83%
- Kota Sorong 0,81%
- Kota Lhokseumawe 0,78%