Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Tuban, pada 2025 tercatat Rp92,54 triliun. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 4,23% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp87,11 triliun.
Meskipun demikian menurut data historisnya, dibandingkan dengan masa setelah pandemi covid, pertumbuhan di wilayah ini terlihat tidak lebih baik karena mencatatkan pertumbuhan yang lebih rendah.
(Baca: Nilai Ujian Tes Terstandar Masuk ke SMA NEGERI 15 DEPOK 2025)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 1,26 juta jiwa (data 2024), PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp75.150 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 140.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor industri pengolahan menjadi unggulan.
Di urutan pertama yakni sektor industri pengolahan. Pada 2025 lalu, sektor ini memberikan kontribusi PDRB terbesar dengan nilai mencapai Rp27,36 jutajuta. Nominal ini tumbuh 1,98%.
Di urutan kedua adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan tumbuh 5,61% menjadi Rp17,34 jutajuta, PDRB sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor yang kali ini tumbuh 3,3% menjadi Rp13,01 jutajuta.
Sektor terakhir memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah pertambangan dan penggalian dengan PDRB Rp8,24 jutajuta. Sektor ini tercatat tumbuh 6,32% dibandingkan capaian tahun sebelumnya dengan angka Rp7,71 jutajuta.
(Baca: Tenaga Kependidikan SMP Negeri Sm Periode 2017-2024)
Distribusi PDRB di Kabupaten Tuban pada 2025
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Tuban ini adalah sektor industri pengolahan dengan kontribusi mencapai 31,76%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, sektor konstruksi, dan sektor pertambangan dan penggalian.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Transportasi dan Pergudangan,Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial,Sektor Jasa Perusahaan,Sektor Pengadaan Listrik dan Gas dan Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang.