Harga Makanan, Minuman dan Tembakau di Kabupaten Tabanan Bulan Maret Naik 1,29%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga-harga komponen penyumbang inflasi makanan, minuman dan tembakau di Kabupaten Tabanan pada Maret mencapai 1,29%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 1,03%. Di antara enam kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok makanan, minuman dan tembakau menyumbang 1,29% inflasi daerah ini.
(Baca: Harga Makanan, Minuman dan Tembakau di Kota Pematang Siantar Naik 0,7%)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) makanan, minuman dan tembakau di Kabupaten Tabanan berada di level 122,92 pada Maret 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 121,36.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi makanan, minuman dan tembakau telah mencapai 2,28% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, harga-harga komponen penyumbang inflasi di Kabupaten Tabanan telah mengalami pertumbuhan 2,33% (year to date/ytd).
Inflasi makanan, minuman dan tembakau ini merupakan yang tertinggi dibanding sub kelompok lainnya (data per Maret 2026).
(Baca: Penduduk Kabupaten Nabire Mengeluarkan Rp127 per Kapita per Minggu untuk Membeli Ketupat Sayur)
Berikut ini inflasi subkelompok makanan, minuman dan tembakau yang di ukur BPS per Maret di Kabupaten Tabanan :
- Kelompok makanan, minuman dan tembakau 1,29%
- Kelompok makanan 1,56%
- Kelompok rokok dan tembakau 0,23%
- Kelompok minuman yang tidak beralkohol 0,09%
- Kelompok minuman beralkohol 0,42%
Dibandingkan dengan 150 kabupaten/kota lain, inflasi makanan, minuman dan tembakau tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 1,07% dengan IHK sebesar 117.28 dan terendah terjadi di Kabupaten Jayawijaya sebesar 4,17% dengan IHK sebesar 135,3. Sementara untuk Kabupaten Tabanan ini menempati urutan 52.
Inflasi (umum) bulan Maret 2025 di tingkat nasional sebesar 1,65% naik dari bulan sebelumnya (month to month/m-to-m). Jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, inflasi umum nasional telah mencapai 0,68% (ytd) dan jika dibandingkan dengan posisi Februari 2025, telah terjadi inflasi sebesar 4,76% (yoy).