Biaya Kesehatan di Kota Metro Bulan April Naik 0,06%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Biaya pengeluaran obat-obatan dan produk kesehatan di Kota Metro pada April lalu mencapai 0,06%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat -0,29%. Di antara sembilan kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok kesehatan menyumbang 0,03% inflasi daerah ini.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) kesehatan di Kota Metro berada di level 104,81 pada April 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 104,75.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi kesehatan telah mencapai 0,74% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, biaya pengeluaran di Kota Metro telah mengalami pertumbuhan -0,18% (year to date/ytd).
Hasil survei BPS, data per April 2026, 11 kelompok inflasi ini berada di urutan ketujuh di bandingkan sub kelompok lainnya.
(Baca: Inflasi Transportasi di Kota Palopo Bulan April -2,71%)
Berikut ini inflasi subkelompok kesehatan yang di ukur BPS per April di Kota Metro :
- Kelompok obat-obatan dan produk kesehatan 0,06%
- Kelompok kesehatan 0,03%
Dibandingkan dengan 112 kabupaten/kota lain, inflasi kesehatan tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,21% dengan IHK sebesar 107.67 dan terendah terjadi di Kabupaten Lampung Timur sebesar 0,49% dengan IHK sebesar 113.91. Sementara untuk Kota Metro ini menempati urutan 69.
Inflasi (umum) bulan Maret 2025 di tingkat nasional sebesar 1,65% naik dari bulan sebelumnya (month to month/m-to-m). Jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, inflasi umum nasional telah mencapai 1,22% (ytd) dan jika dibandingkan dengan posisi April 2025, telah terjadi inflasi sebesar 2,42% (yoy).