Penduduk Kota Sungai Penuh Menghabiskan Rp537 per Kapita per Minggu untuk Membeli Sayur Matang
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Rata-rata pengeluaran masyarakat di Kota Sungai Penuh untuk membeli sayur matang (ditumis. disantan. dsb) pada 2025 adalah Rp537 per kapita per minggu. Nilai ini turun dibandingkan dengan pengeluaran tahun sebelumnya yang tercatat Rp726 per kapita per minggu.
(Baca: Cuaca Langkat Hari Ini, 26 Agustus 2026: Hujan Ringan dengan Suhu 24-32 °C)
Pengeluaran rata-rata per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan baik yang berasal dari pembelian, pemberian maupun produksi sendiri dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga dalam rumah tangga tersebut. Konsumsi rumah tangga dibedakan atas konsumsi makanan maupun bukan makanan tanpa memperhatikan asal barang dan terbatas pada pengeluaran untuk kebutuhan rumah tangga saja, tidak termasuk konsumsi/pengeluaran untuk keperluan usaha atau yang diberikan kepada pihak lain.
Pengeluaran untuk konsumsi makanan dihitung selama seminggu, sedangkan untuk bukan makanan dihitung selama sebulan dan 12 bulan yang lalu. Baik konsumsi makanan maupun bukan makanan selanjutnya dikonversikan ke dalam pengeluaran rata-rata sebulan. Angka-angka konsumsi/pengeluaran rata-rata per kapita yang disajikan dalam publikasi BPS diperoleh dari hasil bagi jumlah konsumsi seluruh rumah tangga (baik mengkonsumsi makanan maupun tidak) terhadap jumlah penduduk.
Menurut BPS, penurunan pengeluaran ini imbas dari oleh angka inflasi bulanan (month to month)di wilayah ini yang mencapai 4,39%. Sementara untuk pertumbuhan ekonomi pada 2025 tercatat sebesar 4,39%.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Lampung | 2024)
Dua terbesar pengeluaran penduduk untuk kelompok makanan dan minuman jadi di Kota Sungai Penuh dari urutan tertinggi dibelanjakan untuk lontong/ketupat sayur Rp6.686 per kapita per minggu dan terrendah dibelanjakan untuk disantan Rp537 per kapita per minggu
Publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata pengeluaran per kapita di kota ini mencapai Rp1,74 juta per kapita dalam sebulan pada Maret 2025. Jumlah tersebut meningkat 9,71% dibandingkan Maret 2024 yang sebesar Rp1,59 juta per kapita per bulan.
Berdasarkan wilayah, pengeluaran penduduk untuk membeli sayur matang (ditumis. disantan. dsb) tertinggi adalah di Kota Tasikmalaya dan terendah di Kabupaten Tapanuli Utara. Sedangkan untuk Kota Sungai Penuh ini, nominal pengeluaran untuk membeli sayur matang (ditumis. disantan. dsb) berada di urutan 358. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita secara nasional untuk membeli sayur matang (ditumis. disantan. dsb) adalah Rp253,5 per kapita per minggu.
Berikut ini adalah 10 kabupaten/kota dengan pengeluaran per kapita tertinggi untuk membeli sayur matang (ditumis. disantan. dsb):
- Kota Tasikmalaya Rp7.944,0
- Kabupaten Manggarai Rp5.673,0
- Kota Surakarta Rp5.390,0
- Kota Jakarta Pusat Rp4.941,0
- Kabupaten Sleman Rp4.662,0
- Kabupaten Ciamis Rp4.019,0
- Kabupaten Majalengka Rp3.843,0
- Kota Salatiga Rp3.842,0
- Kota Yogyakarta Rp3.765,0
- Kota Blitar Rp3.757,0
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.715 | -0.12 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |