Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Kapuas, pada 2024 tercatat Rp25,17 juta. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 4,95% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp23,97 juta .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2021 pasca covid tercatat mencapai 4,71%.
(Baca: Harga Beras Kualitas Bawah I di Pasar Modern Periode April 2025-2026)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 416,3 ribu jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp58.507 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 199.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menjadi unggulan.
Di urutan pertama yakni sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Pada 2024 lalu, sektor ini memberikan kontribusi PDRB terbesar dengan nilai mencapai Rp6,16 jutajuta. PDRB ini tumbuh 4,26%.
Di urutan kedua adalah sektor pertambangan dan penggalian tumbuh 7,66% menjadi Rp4,11 jutajuta, PDRB sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor yang kali ini diurutan ketiga tumbuh 4,79% menjadi Rp3,68 jutajuta.
(Baca: 10 Provinsi Terpilih Harga Gula Pasir Tertinggi (Jumat, 27 Maret 2026))
Terakhir, PDRB di Kabupaten Kapuas, untuk urutan lima besar adalah konstruksi dengan nilai Rp1,98 jutajuta. Menurut BPS, sektor ini selama setahun terakhir berhasil tumbuh 6,34% dari capaian sebelumnya yang tercatat Rp1,82 jutajuta.
Distribusi PDRB di Kabupaten Kapuas pada 2024
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Kapuas ini adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan kontribusi mencapai 22,11%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor pertambangan dan penggalian, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, sektor industri pengolahan, dan sektor konstruksi.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Informasi dan Komunikasi,Sektor Jasa Lainnya,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang,Sektor Pengadaan Listrik dan Gas dan Sektor Jasa Perusahaan.