Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan Kabupaten Aceh Jaya tahun 2025. Persentase penduduk miskin berada di angka 10,37 persen, turun 15,35 persen dibanding tahun sebelumnya. Total penduduk miskin tercatat 10.500 jiwa, dari total penduduk wilayah ini sebanyak 101.270 jiwa.
Dari catatan historis 2004-2025, persentase kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2004 dengan angka 31,6 persen. Angka terendah tercatat pada tahun 2025 ini. Pertumbuhan penurunan kemiskinan terbesar juga terjadi pada tahun 2025, sedangkan satu-satunya kenaikan persentase kemiskinan terjadi pada tahun 2021 sebesar 2,8 persen.
(Baca: Inflasi Kota Kotamobagu Agustus 2026: Kelompok Perawatan Pribadi Dan Jasa Lainnya Tercatat Tertinggi)
Posisi rank persentase kemiskinan Kabupaten Aceh Jaya secara nasional berada di urutan 202 dari total 514 kabupaten kota seluruh Indonesia. Selama 21 tahun pencatatan, posisi rank wilayah ini terus bergeser turun dari urutan 49 pada tahun 2004, yang menandakan semakin banyak wilayah lain yang mencatatkan persentase kemiskinan lebih rendah.
Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir wilayah ini berada di angka 11,68 persen, sedangkan rata-rata 5 tahun terakhir tercatat 12,45 persen. Penurunan pada tahun 2025 menjadi anomali terbesar dalam 2 dekade pencatatan, karena penurunan persentase mencapai 3 kali lipat lebih besar dibanding rata-rata penurunan tahun sebelumnya.
Kabupaten Bireuen
Berada di peringkat 205 nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatatkan angka 10,3 persen dengan penurunan sebesar 14,88 persen tahun lalu. Total penduduk mencapai 501.036 jiwa dengan jumlah penduduk miskin 51.600 jiwa. Garis kemiskinan ditetapkan sebesar 503,87 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat mencapai 42,65 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Aceh Besar
Peringkat 170 secara nasional, persentase kemiskinan tercatat 11,05 persen dengan penurunan 16,35 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin mencapai 49.900 jiwa dari total 451.729 penduduk. Garis kemiskinan wilayah ini sebesar 598,16 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita masyarakat tercatat 45,05 juta rupiah per tahun.
(Baca: Gempa Terkini: Magnitudo 5,2 Terjadi di Alaska)
Kabupaten Aceh Selatan
Menempati urutan 227 nasional, persentase kemiskinan berada di angka 9,89 persen dengan penurunan 17,72 persen tahun lalu. Terdapat 25.390 jiwa penduduk miskin dari total 256.776 penduduk wilayah ini. Garis kemiskinan ditetapkan sebesar 538,17 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat tercatat 32,87 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Aceh Tamiang
Berada di peringkat 180 secara nasional, persentase kemiskinan tercatat 10,84 persen dengan penurunan 10,93 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin mencapai 33.960 jiwa dari total 313.210 penduduk. Garis kemiskinan wilayah ini sebesar 590,29 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita masyarakat sebesar 38,38 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Aceh Tenggara
Menempati urutan 231 nasional, persentase kemiskinan berada di angka 9,78 persen dengan penurunan 18,43 persen tahun lalu. Terdapat 22.520 jiwa penduduk miskin dari total 230.210 penduduk wilayah ini. Garis kemiskinan ditetapkan sebesar 502,07 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat tercatat 30,39 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Aceh Timur
Berada di peringkat 163 secara nasional, persentase kemiskinan tercatat 11,24 persen dengan penurunan 15,23 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin mencapai 52.230 jiwa dari total 464.499 penduduk. Garis kemiskinan wilayah ini sebesar 564,94 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita masyarakat sebesar 35,01 juta rupiah per tahun.