132 Titik Panas Terdeteksi di Indonesia Dalam 24 Jam Terakhir (Selasa, 13 Januari 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 13/01/2026 11:02 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Titik Panas Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 132 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini bertambah 56 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Selasa (13/1/2026) pukul 11.02 WIB. Dari 132 titik panas terdeteksi, 132 titik skala sedang.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Ada 2 Ribu Bencana Alam di Indonesia pada 2024, Banjir Mendominasi)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Sulawesi Tenggara sebanyak 29 titik. Sulawesi Tengah menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 12 titik. Bengkulu berada di posisi ketiga sebanyak 11 titik panas.

Sebanyak 9 titik panas terdeteksi di Aceh, Kalimantan Barat menyusul dengan 9 titik panas, serta Papua dan Jawa Tengah masing-masing memiliki 8 dan 6 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Jumlah Korban Jiwa Bencana Alam di Indonesia Melonjak pada 2024)

Data Populer

Loading...