Kementerian LHK Temukan 289 Titik Panas di Indonesia, Terbanyak di Sumatera Barat (Sabtu, 7 Juni 2025)

1
Irfan Fadhlurrahman 07/06/2025 11:42 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Titik Panas Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 289 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini bertambah 13 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Sabtu (7/6/2025) pukul 11.42 WIB. Dari 289 titik panas terdeteksi, 5 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 279 titik skala sedang, dan 5 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Kualitas Udara Kendari Paling Bersih di Indonesia Pagi Ini (31/5))

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Sumatera Barat sebanyak 49 titik. Maluku Utara menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 36 titik. Jawa Timur berada di posisi ketiga sebanyak 23 titik panas.

Sebanyak 20 titik panas terdeteksi di Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Timur menyusul dengan 20 titik panas, serta Sulawesi Tenggara dan Kalimantan Selatan masing-masing memiliki 19 dan 16 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Kualitas Udara Banten Pagi Hari (31/5) Terburuk di Indonesia)

Data Populer

Loading...