Gunung Semeru Kembali Erupsi Malam Ini, Tinggi Abu 900 Meter dari Atas Puncak
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Rabu (7/1/2026) pukul 23.57 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 30 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 900 meter di atas puncak atau 4.576 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara. Erupsi Gunung Semeru masih berlangsung saat laporan ini dibuat.
(Baca: Bagaimana Cara Warga Identifikasi Udara Bersih di Tengah Buruknya Kualitas Udara?)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 7 Januari 2026 pukul 12.00-18.00 WIB menunjukkan terjadi 22 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 11-22 milimeter dan lama gempa 65-108 detik.
Kemudian, 7 kali gempa hembusan dengan amplitudo 4-7 milimeter dan lama gempa 40-72 detik serta 1 kali harmonik dengan amplitudo 2 milimeter dan lama gempa 181 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 111 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 67 kali letusan.
(Baca: Kualitas Udara Indonesia Terburuk di ASEAN pada 2022)