Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Kupang Capai 12,64% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 22/10/2026 11:34 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mencapai 12,64% pada 2025.

Angka tersebut naik 0,12% dari tahun sebelumnya sebesar 12,52%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 0,06%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kota Kupang lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendefinisikan PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kota Kupang yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 12,64% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 21 kabupaten/kota lain di Provinsi Nusa Tenggara Timur, PoU di Kota Kupang ada di urutan ke-14. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Sumba Timur (8,96%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Kupang (13,85%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Nusa Tenggara Timur pada 2025.

  1. Kabupaten Sumba Timur: 8,96%
  2. Kabupaten Sumba Tengah: 9,68%
  3. Kabupaten Sumba Barat Daya: 10,51%
  4. Kabupaten Manggarai: 10,85%
  5. Kabupaten Nagekeo: 11,24%
  6. Kabupaten Manggarai Barat: 11,3%
  7. Kabupaten Ngada: 11,35%
  8. Kabupaten Timor Tengah Selatan: 11,46%
  9. Kabupaten Sumba Barat: 11,57%
  10. Kabupaten Ende: 11,79%

(Baca: Target Penciptaan Lapangan Kerja Formal Pemerintah RI pada 2027)

Data Pasar

Macro update by
22 October 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Sep) 3,28% +0.09
Inflasi mom (Agu) 0,21% +0.35
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18.044 +0.26
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Ekspor Migas (Agu) 992,20 +25.98
Neraca perdagangan (Agu) 3,55 +2,814.03
Impor Migas (Agu) 3,53 -6.37
Ekspor (Agu) 26,61 +1.51
Impor (Agu) 23,06 -11.63
Kunjungan Wisman (Agu) 1,60 +4.89
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...