Angka Ketidakcukupan Konsumsi Pangan Penduduk Bojonegoro Turun 7,72% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 22/09/2026 10:47 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mencapai 7,72% pada 2025.

Angka tersebut turun 2,25% dari tahun sebelumnya sebesar 9,97%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 1,02%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Bojonegoro lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Bojonegoro yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 7,72% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 37 kabupaten/kota lain di Provinsi Jawa Timur, PoU di Kabupaten Bojonegoro ada di urutan ke-17. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Surabaya (1,9%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Situbondo (17,22%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur pada 2025.

  1. Kota Surabaya: 1,9%
  2. Kota Batu: 2,94%
  3. Kabupaten Gresik: 3,51%
  4. Kota Probolinggo: 4,21%
  5. Kabupaten Sidoarjo: 4,28%
  6. Kabupaten Sumenep: 4,63%
  7. Kota Pasuruan: 5,08%
  8. Kabupaten Lamongan: 5,37%
  9. Kota Mojokerto: 5,38%
  10. Kota Malang: 5,4%

(Baca: Ayam Ras Mendominasi Populasi Unggas di Indonesia pada 2025)

Data Stories Terkini
Databoks Premium
Databoks Premium
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
22 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.864 +0.06
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jul) 787,60 -26.07
Impor Migas (Jul) 3,77 -17.33
Ekspor (Jul) 26,22 +2.98
Impor (Jul) 26,09 +0.72
Kunjungan Wisman (Jul) 1,53 +9.99
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...