Angka Ketidakcukupan Konsumsi Pangan Penduduk Pesawaran Turun 10,23% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 28/07/2026 10:32 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Pesawaran, Lampung (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Pesawaran, Lampung mencapai 10,23% pada 2025.

Angka tersebut turun 1,13% dari tahun sebelumnya sebesar 11,36%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 1,67%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Pesawaran lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Pesawaran yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 10,23% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 14 kabupaten/kota lain di Provinsi Lampung, PoU di Kabupaten Pesawaran ada di urutan ke-7. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Metro (8,96%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Pringsewu (11,58%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Lampung pada 2025.

  1. Kota Metro: 8,96%
  2. Kota Bandar Lampung: 9,22%
  3. Kabupaten Lampung Selatan: 9,28%
  4. Kabupaten Way Kanan: 9,46%
  5. Kabupaten Pesisir Barat: 9,64%
  6. Kabupaten Tulang Bawang: 10,08%
  7. Kabupaten Pesawaran: 10,23%
  8. Kabupaten Lampung Barat: 10,29%
  9. Kabupaten Lampung Utara: 10,56%
  10. Kabupaten Lampung Tengah: 10,96%

(Baca: Kulon Progo, Wilayah Yogyakarta dengan Angka Kemiskinan Tertinggi Maret 2025)

Data Pasar

Macro update by
28 July 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jun) 3,34% +0.26
Inflasi mom (Jun) 0,44% +0.16
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18.087 +0.46
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Ekspor Migas (Mei) 758,10 -34.38
Neraca perdagangan (Mei) -1,61 -1,907.18
Impor Migas (Mei) 4,51 -1.82
Ekspor (Mei) 23,20 -8.30
Impor (Mei) 24,81 -1.59
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jun) 114,65 +0.76

Data Populer

Loading...