Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan Kota Madiun Jawa Timur semester 2025. Persentase penduduk miskin saat ini tercatat 3,89 persen, turun sebesar 0,49 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin mencapai 6.960 jiwa, turun 880 jiwa atau 11,22 persen dibanding periode 2024.
(Baca: BPS: Inflasi Yoy Kota Bekasi pada Juli 2026 Sebesar 3,02%)
Data historis 2004-2025 menunjukkan angka kemiskinan tertinggi Kota Madiun terjadi pada 2005 sebesar 9,11 persen, sedangkan rekor terendah tercatat pada tahun 2025 ini. Pertumbuhan penurunan kemiskinan terbesar terjadi tahun 2025 turun 11,19 persen, sedangkan pertumbuhan kenaikan kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2020 sebesar 14,48 persen.
Saat ini Kota Madiun berada di peringkat 478 dari total 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia untuk indikator persentase kemiskinan. Peringkat ini bergeser 12 posisi turun dibanding tahun 2024 yang berada di urutan 466. Dalam kurun 21 tahun data, peringkat Kota Madiun terus bergeser ke arah urutan belakang yang menunjukkan penurunan angka kemiskinan lebih cepat dibanding wilayah lain.
Kota Batu
Berada di peringkat 507 seluruh Indonesia untuk persentase kemiskinan, angka kemiskinan tercatat 2,86 persen dengan penurunan sedikit sebesar 6,54 persen tahun lalu. Jumlah penduduk miskin mencapai 6.220 jiwa, garis kemiskinan wilayah sebesar 671,27 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat mencapai 105,20 juta rupiah per tahun. Pertumbuhan pendapatan per kapita wilayah tumbuh 5,74 persen pada periode terakhir.
Kota Malang
Peringkat 479 seluruh Indonesia, angka kemiskinan wilayah tercatat 3,85 persen dengan penurunan sedikit 1,53 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin mencapai 34.410 jiwa, garis kemiskinan sebesar 737,95 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat wilayah ini tercatat 122,92 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 7,15 persen pada periode laporan terakhir.
(Baca: Biaya Pendidikan di Kabupaten Rembang Bulan Juli Naik 0,36%)
Kota Mojokerto
Berada di urutan 423 seluruh Indonesia untuk indikator persentase kemiskinan, wilayah ini mencatatkan angka kemiskinan 5,05 persen dengan penurunan 9,34 persen tahun lalu. Jumlah penduduk miskin tercatat 6.770 jiwa, garis kemiskinan sebesar 630,96 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai 66,24 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 5,66 persen pada periode laporan.
Kota Probolinggo
Peringkat 401 seluruh Indonesia, angka kemiskinan wilayah tercatat 5,69 persen dengan penurunan 7,93 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin mencapai 14.110 jiwa, garis kemiskinan sebesar 683,24 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat wilayah ini tercatat 65,48 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 6,28 persen pada periode laporan terakhir.
Kabupaten Sidoarjo
Berada di urutan 456 seluruh Indonesia untuk indikator persentase kemiskinan, wilayah ini mencatatkan angka kemiskinan 4,40 persen dengan penurunan sedikit 2,87 persen tahun lalu. Jumlah penduduk miskin tercatat 107.570 jiwa, garis kemiskinan sebesar 617,91 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai 145,53 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 6,44 persen pada periode laporan.
Kota Surabaya
Peringkat 489 seluruh Indonesia, angka kemiskinan wilayah tercatat 3,56 persen dengan penurunan 10,10 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin mencapai 105.090 jiwa, garis kemiskinan sebesar 775,60 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat wilayah ini tercatat 283,31 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 7,16 persen pada periode laporan terakhir.