Gunung Semeru Kembali Erupsi Malam Ini (Minggu, 1 Februari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Minggu (1/2/2026) pukul 21.12 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 41 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai None meter di atas puncak atau None meter di atas permukaan laut.
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 120 detik.
(Baca: Ada 137 Kejadian Bencana Alam Jelang Akhir Januari 2024, Banjir Terbanyak)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 1 Februari 2026 pukul 12.00-18.00 WIB menunjukkan terjadi 21 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 milimeter dan lama gempa 70-166 detik.
Kemudian, 2 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-4 milimeter dan lama gempa 28-60 detik serta 1 kali gempa getaran banjir dengan amplitudo 8 milimeter dan lama gempa 651 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 423 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 223 kali letusan.
(Baca: Ada Hampir 300 Bencana Alam sampai Pertengahan Februari 2024)