5 Saham Top Loser Hari Ini 11 September 2026, GSMF Pimpin Pelemahan
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Terakhir diperbarui: 11 September 2026. Sumber: Bursa Efek Indonesia (IDX).
Lima saham top loser di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan hari ini, Jumat, 11 September 2026, dipimpin oleh GSMF yang terjun 14,52 persen ke level Rp106 per saham. Selain GSMF, saham lain yang masuk jajaran top loser hari ini adalah GSMF, MSKY, JAWA, APIC, UDNG.
(Baca: Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp. 17.604,7 per Dolar AS (Jumat, 11 September 2026))
Total nilai transaksi kelima saham top loser ini mencapai Rp88,03 miliar dari 383 saham yang aktif diperdagangkan di bursa hari ini. Secara agregat, kelima saham ini mencatat net sell asing sekitar 56,45 juta saham.
Ulasan Saham Top Loser yang Disorot
Saham GSMF milik Equity Development Investment Tbk. melemah 14,52 persen hari ini. Saham ini memulai perdagangan di Rp140, menyentuh terendah Rp106 dan tertinggi Rp148, lalu berakhir di Rp106 per saham. Volume perdagangannya mencapai 294,19 juta saham dalam 15.239 kali transaksi. Total nilai transaksi GSMF hari ini sekitar Rp36,95 miliar. Adapun kapitalisasi pasarnya berada di kisaran Rp1638,42 miliar. Sebaliknya, investor asing mencatatkan jual bersih (net sell) 3,82 juta saham di emiten ini. Jika ditarik lebih panjang, GSMF menguat 6,98 persen dalam sebulan terakhir serta naik 27,78 persen dalam tiga bulan terakhir.
Saham MSKY milik MNC Sky Vision Tbk. melemah 10,98 persen hari ini. Saham ini memulai perdagangan di Rp78, menyentuh terendah Rp72 dan tertinggi Rp79, lalu berakhir di Rp73 per saham. Volume perdagangannya mencapai 203,53 juta saham dalam 7.241 kali transaksi. Nilai transaksinya tercatat Rp15,34 miliar hari ini. Kapitalisasi pasar MSKY tercatat sekitar Rp145,59 miliar. Tercatat aksi net buy asing sebanyak 4,69 juta saham pada MSKY. Secara historis, harga MSKY melemah 8,45 persen dalam sebulan terakhir dan naik 4,84 persen dalam tiga bulan terakhir.
JAWA (Jaya Agra Wattie Tbk.) melemah 10,84 persen pada perdagangan hari ini. JAWA dibuka pada Rp158 dan bergerak di rentang Rp142–Rp158 sebelum ditutup di Rp148 per saham. Volume perdagangannya mencapai 16,53 juta saham dalam 2.211 kali transaksi. Nilai transaksinya tercatat Rp2,51 miliar hari ini. Adapun kapitalisasi pasarnya berada di kisaran Rp2402,48 miliar. Tercatat aksi net buy asing sebanyak 467,2 ribu saham pada JAWA. Secara historis, harga JAWA melemah 0,77 persen dalam sebulan terakhir dan naik 9,32 persen dalam tiga bulan terakhir.
Daftar 5 Saham Top Loser Hari Ini (11 September 2026)
- GSMF (Equity Development Investment Tbk.): melemah 14,52 persen ke Rp106 per saham, nilai transaksi Rp36,95 miliar.
- MSKY (MNC Sky Vision Tbk.): melemah 10,98 persen ke Rp73 per saham, nilai transaksi Rp15,34 miliar.
- JAWA (Jaya Agra Wattie Tbk.): melemah 10,84 persen ke Rp148 per saham, nilai transaksi Rp2,51 miliar.
- APIC (Pacific Strategic Financial Tbk.): melemah 10,04 persen ke Rp448 per saham, nilai transaksi Rp28,32 miliar.
- UDNG (Agro Bahari Nusantara Tbk.): melemah 9,85 persen ke Rp595 per saham, nilai transaksi Rp4,91 miliar.
Tabel Top Loser Saham BEI 11 September 2026
| Peringkat | Kode Saham | Harga Penutupan | Perubahan | Nilai Transaksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | GSMF | Rp106 | -14,52% | Rp36,95 miliar |
| 2 | MSKY | Rp73 | -10,98% | Rp15,34 miliar |
| 3 | JAWA | Rp148 | -10,84% | Rp2,51 miliar |
| 4 | APIC | Rp448 | -10,04% | Rp28,32 miliar |
| 5 | UDNG | Rp595 | -9,85% | Rp4,91 miliar |
Pertanyaan Seputar Top Loser Saham Hari Ini
Apa itu top loser saham?
(Baca: 5 Saham Top Gainer Hari Ini 11 September 2026, PTSPimpin Penguatan)
Top Loser adalah daftar saham dengan pelemahan harga harian terdalam di Bursa Efek Indonesia pada satu hari perdagangan.
Saham apa top loser hari ini?
Pada Jumat, 11 September 2026, top loser dipimpin GSMF yang melemah 14,52 persen ke Rp106 per saham.
Dari mana sumber data ini?
Data bersumber dari ringkasan saham resmi Bursa Efek Indonesia (IDX) dan diperbarui setiap hari bursa.
Data top loser saham dalam artikel ini bersumber dari ringkasan perdagangan resmi Bursa Efek Indonesia (IDX), diperbarui per Jumat, 11 September 2026. Pantau juga perkembangan saham terbaru di Databoks.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Agu) | 3,19% | +0.31 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.604 | +0.05 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jul) | 121,90 | -127.06 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |