Neraca Perdagangan Indonesia Kembali Surplus pada Juli 2026

1
Nabilah Muhamad 01/09/2026 15:10 WIB
Image Loader
Memuat...
Surplus/Defisit Neraca Perdagangan Indonesia per Bulan (Januari 2020-Juli 2026)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus US$121,9 juta pada Juli 2026. Capaian ini mengakhiri defisit sejak dua bulan terakhir. 

"Surplus neraca perdagangan pada Juli 2026, disebabkan oleh surplus pada komoditas non-migas sebesar US$3,10 miliar," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers, Selasa (1/9/2026). 

(Baca: Defisit Neraca Perdagangan Indonesia Berlanjut pada Juni 2026)

Adapun komoditas penyumbang surplus non-migas ditopang oleh lemak dan minyak hewan atau nabati, bahan bakar mineral, serta besi dan baja.

Di sisi lain, perdagangan migas masih mencatatkan defisit sebesar US$2,98 miliar pada Juli 2026. Ini disumbangkan oleh komoditas hasil minyak dan minyak mentah. 

Secara kumulatif, sepanjang Januari–Juli 2026, sektor migas mengalami defisit sebesar US$18,75 miliar, sedangkan sektor nonmigas membukukan surplus US$22,45 miliar.

Dengan demikian, sampai bulan ketujuh tahun ini neraca dagang Indonesia masih surplus sebesar US$3,7 miliar.

(Baca: Surplus Dagang Indonesia-Uni Eropa Meningkat 9,89% pada 2025)

Data Pasar

Macro update by
01 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.723 +0.09
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...