Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Melawi, pada 2023 tercatat Rp6644,4 miliar. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 4,56% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp6176,54 miliar .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2020 pasca covid tercatat turun 1,11%.
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 211,12 ribu jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp27.740 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 420.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menjadi unggulan.
Sektor pertanian, kehutanan dan perikanan di Kabupaten Melawi merupakan sektor andalan dan menyumbang kontribusi terbesar PDRB pada 2023 lalu dengan nilai mencapai Rp1,3 jutajuta. Nominal ini tumbuh 2,04% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat Rp1,23 jutajuta.
Di urutan kedua adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh 7,93% menjadi Rp1,08 jutajuta, sektor konstruksi pertumbuhan negatif -0,55% menjadi Rp921,09 ribujuta.
Terakhir, PDRB di Kabupaten Melawi, untuk urutan lima besar adalah informasi dan komunikasi dengan nilai Rp467,01 ribujuta. Menurut BPS, sektor ini selama setahun terakhir berhasil tumbuh 7,97% dari capaian sebelumnya yang tercatat Rp428,48 ribujuta.
Distribusi PDRB di Kabupaten Melawi pada 2023
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Melawi ini adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan kontribusi mencapai 21,97%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, sektor konstruksi, sektor informasi dan komunikasi, dan sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi,Sektor Jasa Lainnya,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang,Sektor Jasa Perusahaan dan Sektor Pengadaan Listrik dan Gas.