Gunung Ibu Erupsi pada Kamis Malam, Tingkat Aktivitas di Level Siaga
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Kamis (15/8/2024) pukul 23.41 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi 81 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 56 detik.
(Baca: Provinsi Mana dengan Jumlah Rumah Rusak Sedang akibat Bencana Alam Tertinggi pada 2022?)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 15 Agustus 2024 pukul 00.00-06.00 WIT menunjukkan terjadi 26 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 4-28 milimeter dan lama gempa 23-79 detik.
Kemudian, 13 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-8 milimeter dan lama gempa 22-38 detik serta 169 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 2-9,5 milimeter dan lama gempa 12-19 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2,0 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2024, MAGMA Indonesia telah merekam 2.830 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Ibu di Maluku Utara paling banyak erupsi dengan 1.057 kali letusan.
(Baca: Jumlah Rumah Rusak Ringan akibat Bencana Alam di Aceh 421 Unit (2022))