Indonesia membukukan ekspor dengan Barbados US$ 3,77 juta data per Desember 2020. Nilai tersebut semakin jatuh 5,89% dibandingkan ekspor tahun sebelumnya yang tercatat US$ 4,01 juta.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Barbados, ekspor dalam 10 tahun terakhir dalam tren naik. Terendah ekspor Indonesia adalah US$ 2,33 juta dan untuk ekspor tertinggi di angka US$ 5,56 juta.
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diekspor ke Barbados, 0,03 ribu produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Kebanyakan produk ekspor ke tempat ini, merupakan ekspor produk yang juga banyak diekspor ke negara lain yang jumlahnya tercatat ada 0,02 ribu produk.
Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diekspor Indonesia ke Barbados. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.
- Kendaraan selain stok kereta api atau trem, dan suku cadang dan aksesorinya
Kendaraan selain stok kereta api atau trem, dan suku cadang dan aksesorinya dalam klasifikasi Trademap masuk kategori produk HS dengan kode 87. Ekspor produk ini ke Barbados berada di urutan pertama. Indonesia mengekspor senilai US$ 1.805 ribu. Nilai ekspor Kendaraan selain stok kereta api atau trem, dan suku cadang dan aksesorinya ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 2.394 ribu.
- Lemak dan minyak nabati atau minyak dan produk belahannya
Di urutan kedua, ekspor Indonesia paling banyak adalah produk Lemak dan minyak nabati atau minyak dan produk belahannya. Nilai ekspor dari Barbados pada 2020 tercatat US$ 688 ribu. Angka ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 634 ribu.
- Kayu dan barang -barang kayu
Untuk produk , Indonesia juga mengekspor sebanyak US$ 513 ribu Kayu dan barang -barang kayu ke Barbados. Nilai ekspor produk ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 326 ribu. Tujuan ekspor Indonesia untuk memasarkan produk ini mencapai 151 negara. Ekspor Kayu dan barang -barang kayu ke Barbados tercatat berada di urutan 70. Lima negara lain yang menjadi sumber ekspor Kayu dan barang -barang kayu adalah Jepang, Amerika Serikat, Cina, Korea, Republik dan Taipei, Cina.
- Sabun, agen aktif permukaan organik, persiapan cuci, persiapan pelumas, buatan..
Indonesia melakukan ekspor produk ini dengan tujuan ke 169 negara. Ekspor Sabun, agen aktif permukaan organik, persiapan cuci, persiapan pelumas, buatan.. ke negara ini berada di urutan 116. Pada 2020, Indonesia tercatat melakukan ekspor senilai US$ 275 ribu. Selain negara tersebut, ekspor terbesar Sabun, agen aktif permukaan organik, persiapan cuci, persiapan pelumas, buatan.. dengan tujuan ke Malaysia, Filipina, India, Cina dan Thailand.
- Mebel
Produk lainnya , Indonesia juga mengekspor sebanyak US$ 190 ribu Mebel ke Barbados. Nilai ekspor produk ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 218 ribu. Ekspor Mebel ke Barbados tercatat berada di urutan 93. Selain negara tersebut, ekspor terbesar Mebel dengan tujuan ke Amerika Serikat, Jepang, Belanda, Belgium dan Jerman. Indonesia juga tercatat mengekspor produk ini ke 160 negara. .