Produksi Gas Alam Indonesia Turun 7,75% pada 2020

Pertambangan
1
Monavia Ayu Rizaty 23/12/2021 11:40 WIB
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Gas alam merupakan bahan bakar fosil yang memiliki intensitas karbon relatif lebih rendah dibandingkan minyak mentah dan batu bara. Indonesia termasuk salah satu negara dengan cadangan gas alam terbesar di dunia.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, produksi gas alam Indonesia sebesar 2.442.831 Million Metric standard cubic feet (MMscf) atau juta standar kaki kubik pada 2020. Jumlah ini turun 7,75% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 2.647.986 MMscf.

Beberapa gas alam yang dapat ditemukan di Indonesia antara lain, LNG (liquefied natural gas) dan LPG (liquefied petroleum gas). Tiongkok merupakan negara tujuan ekspor LNG terbesar Indonesia mencapai 7,36 miliar meter kubik pada 2020.

LNG merupakan jenis gas alam yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan bakar.  Sementara LPG banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk bahan bakar memasak atau membuat korek api.

Daerah penghasil gas alam terbesar di Indonesia yakni Kabupaten Musi Banyuasin (Sumatera Selatan), Bontang (Kalimantan Timur), Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Jambi), serta Natuna dan Anambas (Kepulauan Riau).

(Baca Selengkapnya: Rusia Punya Cadangan Gas Alam Terbesar di Dunia, Berapa Jumlahnya?)

Editor : Annissa Mutia
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.