SMRC: 25% Masyarakat Masih Tidak Percaya Vaksin Aman


Nama Data | Nilai |
---|---|
Sangat Percaya | 6 |
Percaya | 58 |
Tidak Percaya | 24 |
Sangat Tak Percaya | 1 |
TT/TJ | 11 |
- A Font Kecil
- A Font Sedang
- A Font Besar
Pemerintah Indonesia berusaha untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) sebanyak 70% melalui vaksinasi Covid-19. Kendati, jalan untuk mencapai kekebalan kelompok tersebut tidaklah mudah.
Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan, masih ada 24% responden tidak percaya vaksin virus corona Covid-19 yang disediakan pemerintah aman. Sebanyak 1% responden bahkan sangat tidak percaya dengan keamanan vaksin dari pemerintah.
Walau demikian, jumlah masyarakat yang percaya keamanan vaksin corona dari pemerintah lebih mendominasi, yakni 58%. Sebanyak 6% responden mengaku sangat percaya dengan keamanan vaksin tersebut.
(Baca: Tiongkok Merajai Produksi Vaksin Covid-19 Dunia)
SMRC melakukan survei secara acak terhadap 1.220 responden pada 28 Februari hingga 8 Maret 2021. Response rate terhadap survei ini sebesar 1.064 orang atau 87% dari total responden. Survei ini memiliki tingkat toleransi kesalahan (margin of error) sebesar 3,07% dan tingkat kepercayaan 95%.