10 Kabupaten/Kota dengan Konfirmasi Positif Tertinggi Nasional (Senin, 30 Januari 2023)

Layanan konsumen & Kesehatan
1
Agus Dwi Darmawan 02/02/2023 07:20 WIB
Kabupaten/Kota Terpilih dengan Konfirmasi Positif Tertinggi
databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, terdapat 163 kabupaten/kota dengan jumlah konfirmasi positif Covid-19 aglomerasi mingguan di atas rata-rata nasional yang saat ini tercatat 0,3 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu data per Senin, 30 Januari 2023.

(Baca: 29,59% Penduduk Indonesia Telah Mendapatkan Vaksin Booster)

Konfirmasi positif lima kabupaten/kota teratas dengan angka lebih dari 2,3 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu, yaitu Teluk Bintuni, Gayo Lues, Manokwari Selatan, Fak Fak dan kota Pangkal Pinang dengan masing-masing nilai 4,25 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu, 4,12 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu, 3,59 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu, 3,58 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu dan 2,3 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu.

Rekapitulasi data Covid nasional dari Kementerian Kesehatan memperlihatkan, konfirmasi positif sebagian besar kabupaten/kota di luar pulau Jawa terjadi peningkatan. Kondisi konfirmasi positif harian dengan angka lebih tinggi dari sebelumnya tercatat di 24 kabupaten/kota dan enam kabupaten/kota mencatatkan konfirmasi positif lebih rendah.

(Baca: 10 Kabupaten/Kota dengan Positivity Rate Tujuh Hari Terakhir Tertinggi Nasional (Minggu, 29 Januari 2023))

Wilayah di luar Jawa dengan nilai konfirmasi positif tertinggi beberapa di antaranya adalah Teluk Bintuni, Gayo Lues dan Manokwari Selatan dengan masing-masing konfirmasi positif yakni 4,25 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu, 4,12 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu dan 3,59 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu.

Meski penularan Covid-19 di sebagian wilayah telah turun, pemerintah mengimbau agar semua orang ikut mengurangi transmisi Covid-19 dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, serta sering mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Tak berkerumun dan mengurangi mobilitas turut berkontribusi menekan laju penularan virus corona.

Data Populer
Lihat Semua