Inilah Produk yang Banyak Diimpor Indonesia dari Pulau Natal

Perdagangan
1
Agus Dwi Darmawan 02/12/2022 08:58 WIB
Produk Utama yang Diimpor Indonesia dari Pulau Natal pada 2020
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Indonesia membukukan impor dengan Pulau Natal US$ 3,18 juta data per Desember 2020. Nilai tersebut turun drastis 10,51% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat US$ 3,55 juta.

Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Pulau Natal, impor dalam 10 tahun terakhir telah mengalami penurunan cukup dalam. Terendah impor Indonesia adalah US$ 0,58 juta dan untuk impor tertinggi di angka US$ 13,32 juta.

Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Pulau Natal, 0,03 ribu produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Kebanyakan produk impor dari tempat ini, merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain yang jumlahnya tercatat ada tiga produk.

Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diimpor Indonesia dari Pulau Natal. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.

  1. Pupuk
  2. Pupuk dengan kode HS 31. Impor produk ini dari Pulau Natal berada di urutan pertama. Dari negara ini, Indonesia mengimpor sebanyak US$ 3.171 ribu. Nilai impor Pupuk ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 3.518 ribu.

  3. Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler
  4. Di urutan kedua, impor Indonesia paling banyak adalah produk Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler. Nilai impor dari Pulau Natal pada 2020 tercatat US$ 3 ribu. Angka ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 2 ribu.

  5. Kertas dan kertas kertas
  6. Indonesia tercatat mengimpor produk ini dari 74 negara. Impor Kertas dan kertas kertas dari negara ini berada di urutan 72. Pada 2020, Indonesia tercatat melakukan impor sebanyak US$ 1 ribu. Lima negara lain yang menjadi sumber impor Kertas dan kertas kertas adalah Cina, Korea, Republik, Thailand, Singapura dan Vietnam.

  7. Furskins dan bulu buatan
  8. Indonesia juga banyak mengimpor Furskins dan bulu buatan dari Pulau Natal. Nilai impor produk ini US$ 0 ribu. Pada tahun sebelumnya Indonesia tidak mencatat adanya impor dari negara ini. Impor Furskins dan bulu buatan dari Pulau Natal tercatat berada di urutan 135. Selain negara tersebut, impor terbesar Furskins dan bulu buatan berasal dari Cina, Spanyol, Italia, Korea, Republik dan Hong Kong, Cina. Indonesia juga tercatat mengimpor produk ini dari 12 negara. .

  9. Offal daging dan daging yang dimakan
  10. Indonesia juga banyak mengimpor Offal daging dan daging yang dimakan dari Pulau Natal. Nilai impor produk ini senilai US$ 0 ribu. Pada tahun sebelumnya Indonesia tidak mencatat adanya impor dari negara ini. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengimpor Offal daging dan daging yang dimakan dari empat negara. Impor Offal daging dan daging yang dimakan dari negara ini berada di urutan 132. Lima negara lain yang menjadi sumber impor Offal daging dan daging yang dimakan adalah India, Amerika Serikat, Selandia Baru, Brazil dan Spanyol.

Editor :
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.