Inflasi Bulanan DKI Jakarta 0,05% pada November 2022

Ekonomi & Makro
1
Cindy Mutia Annur 02/12/2022 17:00 WIB
Laju Inflasi/Deflasi Bulanan DKI Jakarta (September 2021-September 2022)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

DKI Jakarta kembali mengalami inflasi, setelah sempat mengalami deflasi pada awal kuartal IV 2022.

Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS), laju inflasi bulanan DKI Jakarta pada November 2022 mencapai 0,05%. Sebelumnya, pada Oktober 2022 DKI Jakarta mencatatkan deflasi bulanan 0,05%.

Kelompok penyumbang inflasi bulanan tertinggi di DKI Jakarta pada November 2022 adalah perawatan pribadi dan jasa lainnya yang berkontribusi 0,03%. Diikuti kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga; serta kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga yang memberikan andil masing-masing 0,02%.

Kemudian sumbangan inflasi terendah berasal dari kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan; serta rekreasi, olahraga, dan budaya masing-masing 0,01%.

Jika dirunut lagi, dalam setahun terakhir DKI Jakarta telah mengalami sembilan kali inflasi dan tiga kali deflasi. Inflasi tertinggi terjadi pada September 2022 yang mencapai 1,20% akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang memicu kenaikan harga di berbagai kelompok pengeluaran.

Adapun tiga peristiwa deflasi di DKI Jakarta dipengaruhi oleh koreksi harga pasca inflasi tinggi pada bulan sebelumnya. Pada Februari 2022 deflasi bulanan Ibu Kota sebesar 0,05%, Agustus 0,11%, dan Oktober 0,05%.

(Baca: Harga Makanan Turun, Jakarta Alami Deflasi Bulanan pada Oktober 2022)

Editor : Adi Ahdiat
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.