Indonesia Paling Banyak Ekspor Buah ke Afganistan

Perdagangan
1
Agus Dwi Darmawan 05/10/2022 15:03 WIB
Produk Utama yang Diekspor Indonesia ke Afganistan pada 2020
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Indonesia membukukan ekspor dengan Afganistan sebesar US$ 21,38 juta data per Desember 2020. Nilai tersebut naik 38,21% dibandingkan ekspor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 15,47 juta.

Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Afganistan, ekspor dalam 10 tahun terakhir telah banyak berkurang. Terendah ekspor Indonesia adalah US$ 15,47 juta dan untuk ekspor tertinggi di angka US$ 77,41 juta.

Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diekspor ke Afganistan, 0,03 ribu produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Kebanyakan produk ekspor ke tempat ini, merupakan ekspor produk yang juga banyak diekspor ke negara lain yang jumlahnya tercatat ada 0,02 ribu produk.

Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diekspor Indonesia ke Afganistan. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.

  1. Buah dan kacang -kacangan yang dapat dimakan
  2. Di urutan pertama, Indonesia banyak mengekspor Buah dan kacang -kacangan yang dapat dimakan. Dalam klasifikasi tradmap, Buah dan kacang -kacangan yang dapat dimakan masuk kategori produk HS dengan kode 08. Produk ini merupakan jenis barang ekspor yang dikelompokkan bersama dengan dan kulit buah atau melon jeruk

    Pada 2020, Indonesia tercatat mengekspor senilai US$ 5.592 ribu. Nilai ekspor Buah dan kacang -kacangan yang dapat dimakan;kulit buah atau melon jeruk ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 2.127 ribu.

  3. Sabun, agen aktif permukaan organik, persiapan cuci, persiapan pelumas, buatan..
  4. Di urutan kedua, ekspor Indonesia paling banyak adalah produk Sabun, agen aktif permukaan organik, persiapan cuci, persiapan pelumas, buatan.. Nilai ekspor dari Afganistan pada 2020 tercatat US$ 5.189 ribu. Angka ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 2.120 ribu.

  5. Produk farmasi
  6. Untuk produk , Indonesia banyak mengekspor Produk farmasi ke Afganistan. Nilai ekspor produk ini tercatat US$ 3.309 ribu. Jumlah ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 1.996 ribu. Indonesia melakukan ekspor produk ini dengan tujuan ke 138 negara. Ekspor Produk farmasi ke Afganistan tercatat berada di urutan 18. Lima negara lain yang menjadi sumber ekspor Produk farmasi adalah Singapura, Filipina, Jepang, Taipei, Cina dan India.

  7. Minyak esensial dan resinoid
  8. Selain itu , Indonesia banyak mengekspor Minyak esensial dan resinoid ke Afganistan. Nilai ekspor produk ini tercatat sebanyak US$ 1.777 ribu. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 1.802 ribu. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengekspor Minyak esensial dan resinoid ke 131 negara. Ekspor Minyak esensial dan resinoid ke negara ini berada di urutan 36. Lima negara lain yang menjadi sumber ekspor Minyak esensial dan resinoid adalah Singapura, Thailand, Filipina, Malaysia dan India.

  9. Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya
  10. Indonesia tercatat mengekspor produk ini ke 163 negara. Ekspor Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya ke negara ini berada di urutan 81. Pada 2020, Indonesia tercatat melakukan ekspor sebanyak US$ 1.611 ribu. Selain negara tersebut, ekspor terbesar Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya dengan tujuan ke Amerika Serikat, Singapura, Jepang, Hong Kong, Cina dan Thailand.

Editor :
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.