YouTube Kuasai Pangsa Pasar Video Streaming Online di Asia Tenggara

Teknologi & Telekomunikasi
1
Cindy Mutia Annur 04/10/2022 18:00 WIB
Pangsa Pasar Video Streaming Online di Asia Tenggara (Kuartal II-2022)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Menurut laporan riset Media Partners Asia (MPA) yang bertajuk Southeast Asia Online Video Consumer Insights & Analytics, durasi konsumsi video streaming online di Asia Tenggara mencapai 1,6 triliun menit pada kuartal II-2022.

Jumlah tersebut naik 33,33% dibandingkan kuartal II-2021 (year-on-year/yoy) yang durasinya sebesar 1,2 triliun menit.

MPA juga melaporkan platform YouTube menguasai pangsa pasar video streaming online terbesar di Asia Tenggara, yakni mencapai 54%.

Kendati demikian, pangsa pasar YouTube itu sudah menurun jika dibandingkan kuartal II-2021 di mana pangsanya mencapai 65%.

Berikutnya TikTok menempati pangsa pasar terbesar kedua di Asia Tenggara pada kuartal II-2022 yakni sebesar 37%.

Sementara pangsa pasar layanan video premium seperti Netlix, Disney+ hingga Vidio totalnya hanya 7% di Asia Tenggara. Adapun pangsa pasar layanan gim atau live streaming hanya 2%.

(Baca: YouTube Kantongi Pendapatan US$7,34 Miliar pada Kuartal II-2022)

Editor : Adi Ahdiat
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.