Indonesia Paling Banyak Ekspor Kendaraan selain Stok Kereta Api atau Trem ke Peru

Perdagangan
1
Agus Dwi Darmawan 29/09/2022 15:00 WIB
Produk Utama yang Diekspor Indonesia ke Peru pada 2020
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Indonesia membukukan ekspor dengan Peru sebesar US$ 172,78 juta data per Desember 2020. Nilai tersebut semakin jatuh 13,33% dibandingkan ekspor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 199,35 juta.

Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Peru, ekspor dalam 10 tahun terakhir dalam tren naik. Terendah ekspor Indonesia adalah US$ 159,09 juta dan untuk ekspor tertinggi di angka US$ 222,12 juta.

Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diekspor ke Peru, 0,03 ribu produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Kebanyakan produk ekspor ke tempat ini, merupakan ekspor produk yang juga banyak diekspor ke negara lain yang jumlahnya tercatat ada 0,05 ribu produk.

Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diekspor Indonesia ke Peru. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.

  1. Kendaraan selain stok kereta api atau trem, dan suku cadang dan aksesorinya
  2. Di urutan pertama, Indonesia banyak mengekspor Kendaraan selain stok kereta api atau trem, dan suku cadang dan aksesorinya. Dalam klasifikasi tradmap, Kendaraan selain stok kereta api atau trem, dan suku cadang dan aksesorinya masuk kategori produk HS dengan kode 87.

    Pada 2020, Indonesia tercatat mengekspor senilai US$ 57.068 ribu. Nilai ekspor Kendaraan selain stok kereta api atau trem, dan suku cadang dan aksesorinya ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 84.753 ribu.

  3. Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler
  4. Masuk dalam kode HS 84, Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler merupakan kelompok produk barang ekspor yang dikategorikan bersama dengan dan bagiannya. Indonesia mengekspor senilai US$ 16.829 ribu.

  5. Kertas dan kertas kertas
  6. Ekspor Kertas dan kertas kertas ke negara ini berada di urutan 33. Pada 2020, Indonesia tercatat melakukan ekspor US$ 16.800 ribu. Lima negara lain yang menjadi sumber ekspor Kertas dan kertas kertas adalah Cina, Jepang, Amerika Serikat, Vietnam dan Malaysia.

  7. Serat pokok buatan manusia
  8. Indonesia banyak mengekspor Serat pokok buatan manusia ke Peru. Nilai ekspor produk ini tercatat sebanyak US$ 16.037 ribu. Jumlah ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 15.462 ribu. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengekspor Serat pokok buatan manusia ke 99 negara. Ekspor Serat pokok buatan manusia ke negara ini berada di urutan 22. Lima negara lain yang menjadi sumber ekspor Serat pokok buatan manusia adalah Turki, Pakistan, Jepang, Bangladesh dan Korea, Republik.

  9. Alas kaki, pelindung kaki dan sejenisnya
  10. Untuk produk , Indonesia juga tercatat banyak mengekspor Alas kaki, pelindung kaki dan sejenisnya ke Peru. Nilai ekspor produk ini pada 2020 sebanyak US$ 13.913 ribu. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 18.971 ribu. Selain Peru, Indonesia juga mengandalkan ekspor Alas kaki, pelindung kaki dan sejenisnya ke Amerika Serikat, Cina, Belgium, Jerman dan Jepang. Selain negara utama tersebut, Indonesia tercatat mengekspor produk ini ke 111 negara lainnya.

Editor :
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.