Indonesia Impor Besi Senilai US$ 291,6 Juta dari Federasi Rusia

Perdagangan
1
Agus Dwi Darmawan 27/09/2022 08:50 WIB
Produk Utama yang Diimpor Indonesia dari Federasi Rusia pada 2020
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Indonesia membukukan impor dengan Federasi Rusia sebesar US$ 957,88 juta data per Desember 2020. Nilai turun 20,47% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 1,2 miliar.

Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Federasi Rusia, impor dalam 10 tahun terakhir telah berkurang sangat drastis. Terendah impor Indonesia adalah US$ 850,61 juta dan untuk impor tertinggi di angka US$ 2,59 miliar.

Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Federasi Rusia, 0,04 ribu produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Kebanyakan produk impor dari tempat ini, merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain yang jumlahnya tercatat ada 0,06 ribu produk.

Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diimpor Indonesia dari Federasi Rusia. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.

  1. Besi dan baja
  2. Di urutan pertama, Indonesia banyak mengimpor Besi dan baja. Dalam klasifikasi tradmap, Besi dan baja masuk kategori produk HS dengan kode 72.

    Pada 2020, Indonesia tercatat mengimpor sebanyak US$ 291,6 juta. Nilai impor Besi dan baja ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 396,97 juta.

  3. Pupuk
  4. Di urutan kedua, impor Indonesia paling banyak adalah produk Pupuk. Nilai impor dari Federasi Rusia pada 2020 tercatat US$ 210,67 juta. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 257,92 juta.

  5. Bahan bakar mineral, minyak mineral dan produk dari distilasi mereka
  6. Indonesia melakukan impor produk ini berasal dari 62 negara. Impor Bahan bakar mineral, minyak mineral dan produk dari distilasi mereka dari negara ini berada di urutan 11. Pada 2020, Indonesia tercatat melakukan impor sebanyak US$ 182,1 juta. Selain negara tersebut, impor terbesar Bahan bakar mineral, minyak mineral dan produk dari distilasi mereka berasal dari Singapura, Malaysia, Arab Saudi, Amerika Serikat dan Uni Emirat Arab.

  7. Pesawat terbang, pesawat ruang angkasa, dan bagiannya
  8. Indonesia tercatat mengimpor produk ini dari 51 negara. Impor Pesawat terbang, pesawat ruang angkasa, dan bagiannya dari negara ini berada di urutan ketiga. Pada 2020, Indonesia tercatat melakukan impor sebanyak US$ 46.002 ribu. Selain negara tersebut, impor terbesar Pesawat terbang, pesawat ruang angkasa, dan bagiannya berasal dari Amerika Serikat, Singapura, Kanada dan Siprus.

  9. Senjata dan amunisi
  10. Produk ini diperoleh dengan mendatangkannya dari 35 negara. Impor Senjata dan amunisi dari negara ini berada di urutan keempat. Pada 2020, Indonesia tercatat melakukan impor sebanyak US$ 40.873 ribu. Selain negara tersebut, impor terbesar Senjata dan amunisi berasal dari Swiss, Belanda, Italia dan Amerika Serikat.

Editor :
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.