Inilah Produk yang Banyak Diimpor Indonesia dari Austria

Perdagangan
1
Agus Dwi Darmawan 24/09/2022 08:41 WIB
Produk Utama yang Diimpor Indonesia dari Austria pada 2020
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Indonesia membukukan impor dengan Austria US$ 289,08 juta data per Desember 2020. Nilai tersebut naik 13,3% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat US$ 255,16 juta.

Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Austria, impor dalam 10 tahun terakhir telah banyak berkurang. Terendah impor Indonesia adalah US$ 255,16 juta dan untuk impor tertinggi di angka US$ 396,41 juta.

Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Austria, 0,04 ribu produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Kebanyakan produk impor dari tempat ini, merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain yang jumlahnya tercatat ada 0,07 ribu produk.

Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diimpor Indonesia dari Austria. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.

  1. Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler
  2. Masuk dalam kode HS 84, Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler merupakan kelompok produk barang impor yang dikategorikan bersama dengan dan bagiannya. Impor produk ini dari Austria berada di urutan pertama. Dari negara ini, Indonesia mengimpor US$ 74.234 ribu. Nilai impor Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler;bagiannya ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 84.792 ribu.

  3. Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya
  4. Masuk dalam kode HS 85, Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya merupakan kelompok produk barang impor yang dikategorikan bersama dengan dan Perekam dan reproduksi suara, televisi.. Indonesia mengimpor sebanyak US$ 51.764 ribu.

  5. Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah..
  6. Impor Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah.. dari negara ini berada di urutan 18. Pada 2020, Indonesia tercatat melakukan impor sebanyak US$ 27.267 ribu. Selain negara tersebut, impor terbesar Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah.. berasal dari Cina, Amerika Serikat, Jepang, Singapura dan Jerman.

  7. Kertas dan kertas kertas
  8. Produk ini diperoleh dengan mendatangkannya dari 74 negara. Impor Kertas dan kertas kertas dari negara ini berada di urutan 14. Pada 2020, Indonesia tercatat melakukan impor US$ 26.668 ribu. Selain negara tersebut, impor terbesar Kertas dan kertas kertas berasal dari Cina, Korea, Republik, Thailand, Singapura dan Vietnam.

  9. Bubur kayu atau bahan selulosa berserat lainnya
  10. Selain itu , Indonesia juga mengimpor US$ 17.108 ribu Bubur kayu atau bahan selulosa berserat lainnya dari Austria. Nilai impor produk ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 3.610 ribu. Impor Bubur kayu atau bahan selulosa berserat lainnya dari Austria tercatat berada di urutan 15. Selain negara tersebut, impor terbesar Bubur kayu atau bahan selulosa berserat lainnya berasal dari Amerika Serikat, Kanada, Perancis, Italia dan Swedia. Indonesia juga tercatat mengimpor produk ini dari 45 negara. .

Editor :
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.