Indonesia Impor Besi Senilai US$ 129,53 Juta dari Kazakhstan

Perdagangan
1
Agus Dwi Darmawan 23/09/2022 08:32 WIB
Produk Utama yang Diimpor Indonesia dari Kazakhstan pada 2020
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Indonesia membukukan impor dengan Kazakhstan US$ 130,08 juta data per Desember 2020. Nilai turun 8,27% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat US$ 141,81 juta.

Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Kazakhstan, impor dalam 10 tahun terakhir dalam tren naik. Terendah impor Indonesia adalah US$ 13,77 juta dan untuk impor tertinggi di angka US$ 141,81 juta.

Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Kazakhstan, 0,03 ribu produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Kebanyakan produk impor dari tempat ini, merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain yang jumlahnya tercatat ada 0,02 ribu produk.

Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diimpor Indonesia dari Kazakhstan. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.

  1. Besi dan baja
  2. Besi dan baja dalam klasifikasi Trademap masuk kategori produk HS dengan kode 72. Impor produk ini dari Kazakhstan berada di urutan pertama. Indonesia mengimpor sebanyak US$ 129,53 juta. Nilai impor Besi dan baja ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 135,4 juta.

  3. Kapas
  4. Kapas dengan kode HS 52. Indonesia mengimpor US$ 501 ribu.

  5. Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler
  6. Indonesia tercatat mengimpor produk ini dari 155 negara. Impor Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler dari negara ini berada di urutan 102. Pada 2020, Indonesia tercatat melakukan impor senilai US$ 23 ribu. Negara lain yang masuk lima besar suplier produk impor ini ke Indonesia adalah Cina, Jepang, Singapura, Jerman dan Thailand.

  7. Tembakau dan pengganti tembakau yang diproduksi
  8. Di urutan ke keempat adalah , Indonesia juga mengimpor US$ 7 ribu Tembakau dan pengganti tembakau yang diproduksi dari Kazakhstan. Nilai impor produk ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 85 ribu. Impor Tembakau dan pengganti tembakau yang diproduksi dari Kazakhstan tercatat berada di urutan 58. Selain negara tersebut, impor terbesar Tembakau dan pengganti tembakau yang diproduksi berasal dari Cina, Brazil, Zimbabwe, Amerika Serikat dan Singapura. Indonesia juga tercatat mengimpor produk ini dari 61 negara. .

  9. Buku cetak, surat kabar, gambar, dan produk lain dari industri percetakan
  10. Indonesia tercatat mengimpor produk ini dari 81 negara. Impor Buku cetak, surat kabar, gambar, dan produk lain dari industri percetakan dari negara ini berada di urutan 54. Pada 2020, Indonesia tercatat melakukan impor senilai US$ 6 ribu. Lima negara lain yang menjadi sumber impor Buku cetak, surat kabar, gambar, dan produk lain dari industri percetakan adalah Cina, Singapura, Hong Kong, Cina, Vietnam dan Taipei, Cina.

Editor :
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.