Bukan Jakarta, Ini Provinsi dengan PDRB Pertambangan Terkecil Nasional pada 2021

PDB
1
Viva Budy Kusnandar 11/09/2022 10:00 WIB
10 Provinsi dengan PDRB Pertambangan dan Penggalian Terkecil Nasional (2021)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertambangan dan penggalian nasional sebesar Rp1,52 kuadriliun pada 2021. Sektor ini berkontribusi sebesar 8,98% terhadap perekonomian nasional yang mencapai Rp16,97 kuadriliun.

Gorontalo merupakan provinsi dengan produk domestik regional bruto (PDRB) sektor pertambangan dan penggalian terkecil di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) PDRB pertambangan dan penggalian Gorontalo hanya sebesar Rp483,23 miliar pada 2021. Nilai tersebut hanya 0,15% dari PDRB pertambangan Kalimantan Timur yang mencapai Rp313 triliun.

PDRB pertambangan Gorontalo tersebut hanya sebesar 1,1% dari perekonomian provinsi ini yang hanya sebesar Rp43 triliun. Adapun PDRB Gorontalo terbesar berasal dari sektor pertanian, yakni mencapai Rp17,09 triliun (38,89%) dari total PDRB.

Provinsi dengan PDRB pertambangan terkecil berikutnya adalah Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu hanya sebesar Rp668,45 miliar. Diikuti Sulawesi Barat senilai Rp1,11 triliun, Maluku senilai Rp1,18 triliun, Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar Rp1,19 triliun.

Setelahnya ada Bali dengan PDRB pertambangan sebesar Rp2,15 triliun, Bengkulu sebesar Rp 4,04 triliun, Banten sebesar Rp4,63 triliun, serta DKI Jakarta dan Maluku Utara masing-masing sebesar Rp6,36 triliun dan Rp7,72 triliun.

(Baca: Industri Bijih Logam Pimpin Pertumbuhan Sektor Tambang per Kuartal I 2022)

Editor : Annissa Mutia
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.