Studi: Keamanan Finansial Masyarakat Indonesia Cukup Rendah

Keuangan
1
Reza Pahlevi 16/08/2022 14:20 WIB
Kondisi Keamanan Finansial Orang Indonesia (Agustus 2022)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Bank OCBC NISP baru saja merilis laporan Financial Fitness Index atau Indeks Kebugaran Finansial. Hasilnya, indeks kebugaran finansial Indonesia naik 2,34 poin menjadi 40,06 pada 2022. Meski naik, angka ini belum ideal.

Keamanan finansial Indonesia masih cukup rendah dengan skor 41,02. Keamananan finansial ini adalah kemampuan seseorang mempersiapkan keuangannya untuk kondisi yang tak diinginkan tanpa mengorbankan kebutuhan pokok.

Studi ini menemukan hanya 46% responden menabung secara rutin minimal 20% dari pendapatan. Selanjutnya, hanya 40% yang mampu memenuhi kebutuhan keuangan anak dan orang tua dalam 1 tahun ke depan.

Lalu, hanya 41% yang memiliki dana darurat cukup (6 bulan pendapatan) jika terjadi krisis dan dana yang cukup untuk bertahan hidup jika kehilangan pekerjaan.

Studi juga menemukan hanya 39% mampu membayar pengobatan tanpa mengganggu rencana finansial dan 40% memiliki dana yang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga selama 12 bulan jika meninggal.

Studi ini melibatkan 1.335 responden berumur 25-35 tahun dengan penghasilan bulanan minimal Rp5 juta. Survei memiliki margin of error 2,8% dengan tingkat kepercayaan di atas 95%.

(Baca: Layanan Keuangan Digital Masih Kalah Populer dari Layanan Konvensional)

Editor : Annissa Mutia
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.