Harga Nikel Naik 0.52% Menjadi US$ 22,215 Ribu per Ton

Pasar
1
Yogi Yulianto 09/08/2022 04:44 WIB
Perkembangan Harga Nikel Kontrak 3 Bulan dalam Tiga Bulan Terakhir
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Perdagangan nikel di bursa London Metal Exchange (LME) naik 0.52% dalam dua hari terakhir hingga menembus US$ 22,215 ribu per ton. Pada Kamis, 04 Agustus 2022 harga nikel masih berada di level US$ 22,1 ribu per ton. Namun, transaksi pada Jumat, 05 Agustus 2022 harga nikel untuk kontrak 3 bulan ke depan diperdagangkan pada harga US$ 22,215 ribu per ton.

Harga tersebut tercatat selisih US$ 115 dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya. Kenaikan harga nikel terjadi karena persediaan dan kekhawatiran akan pasokan Rusia.Seperti diketahui, Rusia memasok sekitar 10% dari kebutuhan nikel dunia. Terlebih lagi, invasi Rusia ke Ukraina telah memicu kenaikan harga nikel dunia.

Nikel merupakan salah satu bahan pembuatan baja tahan karat serta bahan dasar baterai mobil listrik. Sedangkan, harga acuan nikel Indonesia saat ini masih berada di US$ 22,504 ribu per ton. Dimana, Indonesia merupakan negara dengan cadangan bijih nikel terbesar di dunia.

Harga nikel pada akhir tahun lalu masih berada di level US$ 20,19 ribu per ton, tetapi hingga Jumat, 05 Agustus 2022 telah melonjak 9.12% (year to date/ytd).

Editor :
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.