Jumlah Serangan Peretasan Kripto Terus Meningkat Setiap Tahun, Ini Datanya

Teknologi & Telekomunikasi
1
Reza Pahlevi 04/08/2022 15:00 WIB
Jumlah Serangan terkait Kripto (2011-2022)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Dua peretasan besar terkait kripto dengan Nomad dan Solana terjadi pada awal Agustus ini. Jumlah kasus serangan kripto memang menunjukkan tren peningkatan setiap tahunnya.

Pada 2022, tercatat sudah ada 101 serangan hingga 3 Agustus 2022. Jumlah serangan ini sudah mendekati angka pada 2021. Tahun itu, tercatat ada 124 serangan terkait kripto. Jumlah ini melonjak dari 50 serangan pada 2020.

Comparitech menyebutkan total kehilangan aset kripto akibat peretasan mencapai US$7,26 miliar jika menghitung valuasi saat setiap kejadian. Dengan valuasi kripto yang meningkat, kehilangan ini dapat mencapai US$34,26 miliar dalam valuasi kripto hari ini.

Kerugian terbesar akibat peretasan kripto terjadi pada Maret 2022. Serangan terhadap Ronin Network mengakibatkan kehilangan hingga US$620 juta. Kemudian pada awal Agustus ini, serangan terhadap Nomad bahkan diperkirakan menghasilkan kerugian hingga US$200 juta. 

(Baca: Meski Harga Anjlok, Bitcoin Masih Rajai Pasar Kripto)

Editor : Annissa Mutia
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.